panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
26 Februari 2013 | 14:07 wib
Rima Kusumawati
Dari Boyolali untuk Indonesia
­
image

JAKARTA, suaramerdeka.com - Rima Kusumawati Prasetyaningrum  SH MM (32) atau biasa disapa Rima, mungkin sekadar anggota HASTA (Himpunan Artis Surakarta), dan pengurus PARFI (Persatuan Artis Film Indonesia) Surakarta. Tapi dari tanggan perempuan lulusan S3 UKSW Salatiga, itu sebuah film pendek berjudul Karyu baru saja diarampungkan. Di film itu, Rima berperan sebagai tokoh utama bernama Karyu.

Film yang sedianya diangkat ke layar lebar itu, merupakan kisah nyata perjalanan Tenaga Kerja Wanita (TKI) bernama Karyu, yang nasib dan keberadaannya tidak diketahui sampai kini. Kasus Karyu sendiri tengah diproses di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH).

Karyu itu, sepenceritaannya di Jakarta, Selasa (26/2), adalah sebuah nama perempuan yang tinggal di Boyolali. Karena kehidupan ekonominya susah, dia dihasut oleh keluarganya untuk menjadi TKW di Bahrain. "Tragisnya, dia mendapat perlakuan mengenaskan karena diperkosa majikannya," ujar Rima, yang tampil di film bersama aktris senior Yati Surahman.

Sebagai pendatang baru dalam dunia seni peran, kemampuan akting Rima dapat ditimbang cukup memadai. Setidaknya dia dapat mengimbangi permainan aktris senior sekelas Yati Surahman. Hal itu, menurut dia, dapat terjadi, karena dukungan tangan dingin sutradara Alamsyah.

Film pendek berdurasi 15 menit ini diproduksi oleh PT Penavision. Meskipun berdurasi pendek, ceritanya mengalir dan membawa pesan tentang nasib TKW yang mendapatkan majikan kasar.

Rima yang lahir di Boyolali menambahkan, dia ingin total dalam memerankan tokoh Karyu, dan tidak sungkan-sungkan ketika harus melakukan adegan pemerkosaan. "Tuntutan skenarionya dan kisah Karyu yang diperkosa harus aku perankan. Jadi, tidak ada masalah," katanya.

Menurut rencana, film pendek ini dipersiapkan untuk disertakan dalam Festival Film Cannes tahun ini. Pihak Penavision juga mengungkapkan rencana "Karyu" diangkat dalam format film layar lebar.

"Kami akan lanjutkan film tentang nasib buruk TKW bernama Karyu ke layar lebar," ujar Syaiful Asbo, salah satu direktur Penavision.

Sanggupkah Rima, yang mempunyai keinginan memajukan wisata daerah via film, seperti daerah Boyolali di Jateng itu, "mengangkat" namanya dalam kancah industru perfilman Indonesia?

(Benny Benke/CN15)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
05 September 2014 | 22:52 wib
Dibaca: 1299
image
05 September 2014 | 22:46 wib
Dibaca: 1285
image
05 September 2014 | 22:43 wib
Dibaca: 1176
image
05 September 2014 | 22:37 wib
Dibaca: 1118
image
05 September 2014 | 22:33 wib
Dibaca: 1124
Panel menu tepopuler dan terkomentar
05 September 2014 | 22:52 wib
05 September 2014 | 22:46 wib
05 September 2014 | 22:43 wib
05 September 2014 | 21:35 wib
05 September 2014 | 21:42 wib
FOOTER