panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 Desember 2012 | 12:30 wib
Dua Wajah TKI di Arab Saudi
­
image

MASALAH TKI di luar negeri hingga kini terus menjadi perbincangan. Terakhir kasus pemerkosaan terhadap seorang TKI asal Kabupaten Bateng, Jateng oleh tiga Polisi Diraja Malaysia kembali menyentak hampir seluruh lapisan masyarakat negeri ini.

Penderitaan demi penderitaan yang dialami TKI di luar negeri sepertinya terus terjadi. Upaya untuk mengatasi permasalahan TKI di luar negeri tak kurang-kurang dilakukan, baik oleh pemerintah mau pun LSM.

Di sisi lain gambaran kondisi TKI di luar negeri sudah banyak ditulis oleh sejumlah ahli mau pun aktivis LSM, baik dalam bentuk pemberitaan mau pun dalam bentuk buku, termasuk buku yang berjudul Kabar Angin dari Gurun.

Melihat cover buku ini kali pertama yang terlintas tampak jelas bahasan buku fokus pada kisah-kisah tenaga kerja wanita di Arab Saudi. Perempuan bercadar hitam, background coklat dan judul tersebut memberikan kesan perempuan di negara-negara Timur Tengah.

Kesan tersebut diperkuat lagi oleh sambutan dari Moh Jumhur Hidayat yang antara lain menuliskan perlunya diplomasi ketenagakerjaan (labour diplomacy) dan catatan penulis buku Hendrar Pramudyo. Hal itu jelas menegaskan keberadan para TKW tersebut.

Namun, begitu masuk pada bab-bab berikutnya, isi buku ini ternyata cukup beragam. Bisa jadi karena buku ini semacam catatan dari si penulis buku, seperti yang dia ungkapkan bahwa tidak setiap orang berkesempatan tinggal dan mengamati hal di negeri itu.

Latar belakang penulis buku yang memiliki banyak pengalaman di dunia internasional dan sejak 1 Juni 2009 menjadi Minister Counsellor pada kedutaan besar RI di Riyadh untuk menangani perlindungan WNI memberikan banyak warna. Tidak hanya persoalan tenaga kerja, tetapi juga budaya masyarakat setempat, bahkan juga menyinggung sistem hukum, serta hal-hal lain yang belum pernah diungkap oleh penulis yang lain.

Gambaran tentang suka duka TKI di negara itu dipotret melalui sebagian cerita para tenaga kerja di sana. Sekaligus memberikan gambaran upaya-upaya yang dilakukan oleh kedutaan besar RI. "Menyelesaikan masalah tenaga kerja Indonesia telah menjadi menu sehari-hari para staf dan pengacara Kedutaan RI di Riyadh" (hal 57). Perbedaan kebudayaan, hukum menjadi tantangan dalam upaya penyelesaian itu.

Gambaran
Ada sejumlah gambaran kebahagiaan dari TKI yang bekerja di sana, tetapi ada banyak juga gambaran memilukan yang juga diceritakan plus sisi-sisi lain dari kehidupan mereka. Namun banyaknya informasi yang ingin disampaikan membuat buku ini menjadi kurang fokus.

Hal lain adalah beberapa bagian buku ini memuat informasi yang masih membutuhkan pengkajian lebih mendalam lagi, karena jika dibaca orang yang awam tentang seluk-beluk TKI akan menemui sejumlah hal yang "berpotensi menimbulkan pertanyaan" yang tentu saja sulit untuk mendapatkan jawaban pasti.

Sebenarnya buku ini bisa menjadi buku yang lengkap dan berimbang jika ada pendapat dari Pemerintah Arab Saudi tentang kebijakan-kebijakan atau hal-hal yang terkait dengan masyarakat Arab. Juga tak salah, bahkan semakin lengkap bila ditambahkan tanggapan dari sejumlah majikan TKI di Arab Saudi. Karena itu wawasan yang diperoleh pembaca akan lebih lengkap.

Ketiadaan pendapat dari dua sumber penting tersebut menjadikan buku ini berkesan hanya sepihak. Kekurangan itu menjadikan buku ini mirip benar dengan kebanyakan berita di media massa yang kerap menyajikan hal yang sama. Sebagai buku sudah seharusnya dia ditulis lebih lengkap dengan data, fakta dan sumber yang kuat agar bisa dijadikan panduan bagi pembaca, bahkan menambah wawasan dan pencerahan.

(Sri Syamsiyah LS-92/CN15)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga



    Panel menu
    image
    05 September 2014 | 22:52 wib
    Dibaca: 5613
    image
    05 September 2014 | 22:46 wib
    Dibaca: 5382
    image
    05 September 2014 | 22:43 wib
    Dibaca: 5171
    image
    05 September 2014 | 22:37 wib
    Dibaca: 5032
    image
    05 September 2014 | 22:33 wib
    Dibaca: 5061
    Panel menu tepopuler dan terkomentar
    FOOTER