panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
08 April 2012 | 19:09 wib
Memfilmkan Kisah Cherry Belle
­
image

SEMARANG, Suaramerdeka.com - Menyatukan 9 orang untuk menari dan menyanyi tidaklah mudah. Hubungan emosional dan kekompakan dari perbedaan karakter itu menjadi sebuah kesatuan dalam penampilan. Kisah terbentuknya Cherry Belle memiliki rentetan cerita hingga meraih sukses ini dikemas dalam film Love is You yang bercerita perjalanan girlband ini.

"Tidaklah mudah untuk bisa berkumpul serta menyatukan visi dan misi. Dalam film itulah kami ingin memberikan gambaran perjuangan kami," ujar Anisa dalam jumpa fans peluncuran film Love is You di Hotel Ibis, Minggu (8/4). Anisa bersama Cherly, Wenda, Angel, Christy, Devi, Felly, Gigi dan Auryn ini mengisahkan awal mula melalui audisi ketat hingga terjun di dunia industri.

Dikisahkan, untuk meraih keharmonisan diasah dengan hidup selama sebulan di sebuah rumah. Disitulah hubungan emosional terbangun, di mana mereka berteman dan saling mengenal selain belajar menari dan menyanyi. Dalam kehidupan mereka inilah adegan-adegan tersebut diungkap dalam film yang disutradarai Hanny R Saputra.

Seperti saat adegan latihan menari misalnya, Anisa merasa kurang percaya diri bahkan minder dengan kemampuan rekan-rekannya yang lain. Gigi yang lebih luwes menari itu kemudian membimbing Anisa disaat salah satu koreografernya berhalangan hadir. Disitulah muncul pesan-pesan bagaimana membangkitkan kepercayaan diri dan optimisme.

Film ini tak hanya berkisah cinta persahabatan, namun juga latar belakang keluarga seperti kisah Cherly dan ayahnya (Leo Lumanto) yang sudah lama berpisah sejak 5 tahun. Konflik semakin muncul saat sang ibu (Fifie Buntaran) menyalahkan sang ayah lantaran tidak pernah perhatian dengan anaknya. Akibatnya, Cherly menjadi seorang yang pendiam dan menyalahkan dirinya sendiri. Kedelapan rekannya kemudian menghibur dan terciptalah lagu "Beautiful" untuk menghibur Cherly.

"Keriangan kami juga mengalami dinamika hidup mulai dari personal hingga keluarga. Kami juga ingin film ini bisa memberikan pesan kepada penonton untuk percaya diri dan tidak mudah putus asa dalam meraih mimpi," ujar Cherly.

(Garna Raditya/CN15)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
16 April 2014 | 20:58 wib
Dibaca: 650
16 April 2014 | 20:57 wib
Dibaca: 625
image
16 April 2014 | 20:54 wib
Dibaca: 663
image
16 April 2014 | 20:09 wib
Dibaca: 285
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER