
BEVERLY HILLS, suaramerdeka.com - Sang diva pop dunia, Whitney Houston, kini telah beristirahat selamanya disisi-NYA, tepatnya Sabtu (11/2) waktu Los Angeles. Duka yang begitu mendadak tak hanya dirasakan keluarga, insan musik dan para penggemarnya, namun juga publik di jagat raya ini. Ironinya, penyebab meninggalnya Houston hingga berita ini diturunkan masih simpang siur alias belum ada kejelasan.
Informasi yang suaramerdeka.com himpun sementara setelah memantau media di Los Angeles. Penyanyi berdarah Afrika-Amerika itu ditemukan tergeletak di kamar Baverly Hilton Hotel, Los Angeles, oleh salah satu anggota rombongannya yang ikut bersama Houston menginap di hotel tersebut. Sontak pihak hotel pun langsung menghubungi paramedis.
Pukul 3.30 sore waktu Los Angeles, paramedis langsung menuju kamar Houston yang berada di lantai 4. Menurut salah satu paramedis, Houston sempat diberi bantuan pernafasan darurat (CPR) selama 20 menit namun The Voice itu tidak merespon sama sekali. Hingga akhirnya berkisar pukul 3.55 sore (waktu Los Angeles), paramedis memastikan kematiannya.
Sementara itu, untuk mengetahui penyebab pasti kematian sang diva dari pihak kepolisian Beverly Hills masih melakukan visum atas jenazahnya. Letnan Mark Rosen hanya mampu memastikan bahwa tidak ditemukan bekas tanda-tanda kekerasan dan kejahatan akibat kematian Houston.
Artis yang beradu akting dengan Kevin Costner lewat film Bodyguard, dan melejitkan singgel legendaris "I Will Always Love You" itu diketahui telah telah menginap selama beberapa hari di Hotel Beverly Hills bersama keluarga dan rombongannya dalam rangka menghadiri pesta Grammy Awards yang digelar Minggu (12/2).
Sebelumnya, Kamis (9/2), Houston pun terlihat sempat mengikuti gladi bersih untuk pesta pra-Grammy Clive Davis yang akan digelar Sabtu (11/2) malam -sebelum Grammy Awards dihelat-. Dia bahkan masih terlihat sehat meski agak "moody".
Sepenuturan penyanyi Brandy dan Monica, saat itu Houston memang sedikit aneh dan terlihat terlalu gembira. Dia menggerak-gerakkan tangan berlebihan, melompat-lompat seperti anak kecil dan berjalan-jalan di lobby hotel seperti tanpa tujuan.
Pelantun "Saving All My Love for You" ini pernah menikah dengan Bobby Brown pada tahun 1992 dan dikaruniai seorang putri bernama Bobbi Kristina yang kini berusia 19 tahun. Namun pernikahan tersebut tidak bisa dipertahankan, mereka pun resmi bercerai pada tahun 2007.
Setelah perceraiannya, Houston dikabarkan ketergantungan atau sering memakai obat-obatan terlarang seperti narkotika dan morfin. Perjuangan sang diva untuk lepas dari narkoba ternyata tidak berhasil bahkan dia terlilit hutang hingga menyebabkan kebangkrutan.
Pada Agustus 2001, Houston sempat menandatangai kontrak dengan Arista Records untuk merilis 6 album, namun baru satu album berhasil diluncurkannya, I Look to You (2009).
(Nv@/CN15)