
The Heroes (SM CyberNews/doc)
Jakarta, CyberNews. Atas nama kecintaan pada musik rock, satu lagi grup band yang membaiatkan namanya bernama The Heroes, merilis album rock. Album yang berisi 11 lagu ini, sebagaimana dikatakan Ali, sebagai frontman dan gitar, ditawarkan dalam arransement hard rock, modern rock, alrternative, slow rock/balada, hingga pop rock. Dengan rumusan melaraskan harmoni mudah dengar (easy listening), mereka berharap kecadasan rock dapat dibungkus dan dipadukan dengan kekuatan liriknya.
Hasilnya, album bertitel Pilihan Pertama, sepenceritaan Ali sebagaimana menirukan pendapat sejumlah kawan musisinya seperti Bebi Romeo,Piyu Padi, Once, dan beberapa nama lainnya, menilai album mereka berani, "Karena menantang arus besar insutri atau pasar yang berpihak pada musik pop," katanya. Hingga akhirnya label mapanpun banyak yang menampik menaungi musik mereka, sampai akhirnya Achin Pro memberikan ruang kreativitas kepada mereka.
Ihwal label mapan yang emoh menangungi para debutan yang mempunyai idealisasi bermain di wilayah rock, menurut pemerhati musik Remmy Soetansyah adalah hal yang lumrah. "Tapi biasanya, jika mereka sukses, baru label besar berebut untuk menaungi mereka," katanya di Jakarta, Kamis (24/3).
Untuk memantapkan langkah The Heroes, mereka merangkul lima radio besar di kota Bandung dan enam radio besar di Jakarta, untuk bekerjasama terus menerus menaikkan sejumlah lagu mereka. Bahkan single “Rindu” sudah dibuatkan video klipnya, dan ditayangkan di sejumlah TV lokal. Sebelum nanti akan dipasarkan dan dijual di sejumlah TV swasta nasional.
Kini, Ade (vokal), Ali (gitar), Rully (vokal), Pray (bass), dan Arie (drum) hanya dapat berdoa. Jika kehadiran mereka tidak sekedar datang, untuk kemudian hilang di album perdana, sebagaimana lazimnya nasib band debutan kebanyakan.
(Benny Benke/CN15)