
Katy Perry
Suara Merdeka CyberNews. Katy Perry yang ayu ternyata suka mencium perempuan, dan dia menikmatinya. Demikian petilan chorus tembang superhitnya berjudul "I Kissed a Girl", yang berirama super catchy dan dance-friendly yang dimasukkan pada kategori genre New Wave dengan balutan nuansa pop yang pekat.
Lewat super singgel itu, nama Katy Perry langsung menjadi sensasional dalam bisnis industri rekaman di Amerika Serikat. Bahkan liriknya, yang dinilai penuh skandal itu, sanggup menempatkan lagu ini menjadi pemuncak berbagai tangga lagu di AS. Serta menimbulkan berbagai sanjung puji dari publik AS, bahkan namanya sempat diisyukan menyamai popularitas ratu pop Madonna. Meski terkesan berlebihan, nyatanya capaian prestasi singgel itu, langsung meroketkan nama Katy dalam dunia sebagai penyanyi pop perempuan.
Sejak itu, nama Katheryn Elizabeth Hudson, kelahiran Santa Barbara, California, 25 Oktober 1984 itu menjadi buruan publik. Tapi seketika publik terhenyak, karena anak badung yang "suka mencium sesama perempuan" itu, ternyata besar dari latar belakang keluarga yang sangat dekat dengan kehidupan gereja.
Bahkan Katy sempat mengawali karir debutnya sebagai penyanyi gospel. Sebagai anggota choir atau paduan suara di gereja . Hal itu menjadi maklum, karena Katy adalah anak seorang pastor, dan dibesarkan dari sebuah keluarga yang sangat konservatif, dan sejak kecil diniatkan untuk dicetak menjadi penyanyi gereja.
Agresif
Namun nasib berkehendak lain, setelah pada usia 16 tahun dia merilis album debut berirama gospel bertajuk Katy Hudson yang diterbitkan oleh sebuah label independen pada 2001. Sejak itu, namanya mulai diperhatikan dalam blantika album Kristiani di sana.
Berseiring dengan bertambahnya usia, maka dia memutar haluan dari menyanyikan musik Kristiani ke musik-musik yang sekuler, semacam musik yang biasa dinyanyikan Alanis Morissette, dan Incubus.
Bahkan dalam penampilannya, terang-terang dia mencontek aksi panggung Freddie Mercury, mendiang vokalis Queen, yang penuh agresivitas, tapi tetap dengan dandanan yang flamboyan. Nah, dari sinilah namanya mulai menggema, ketika pada 2007 singgelnya yang berirama balada berjudul "Ur So Gay" dirilis. Yang tentu saja menimbulkan kontraversial karena liriknya yang sarkartis itu. Disusul kemudian supersinggel "I Kissed a Girl", di awal 2008.
Prestasi gilang gemilang, yang dibarengi dengan kontraversial lirik, dan aksi panggungnya itulah, yang justru menghantarkannya dilibatkan dalam konser Vans Warped Tour music festival sepanjang tahun 2008, bersama pacarnya Travis McCoy, vokalis band Gym Class Heroes. Singgel Katy berikutnya berjudul "Hot n Cold" juga tak kalah tenarnya.
Tak mengherankan jika Billboard memasukkan namanya pada ranking 97 sebagai artis yang paling sohor sepanjang tahun 2000-10. Baru-baru ini, albumnya berjudul Teenage Dream telah dirilis di AS, dan Kanada. Dan citra Katy yang gemar berdandan dengan warna-warna berani, dan dipadukan dengan gaya klasik semakin meneguhkan kebadungan anak gereja yang lari dari rumah Tuhan itu.
(Benny Benke/CN15)