panel header
CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
16 Maret 2010 | 09:31 wib
Alice Masih Digdaya
image

Suara Merdeka CyberNews. Sebagaimana telah diperkirakan, film 3D fantasi Alice in Wonderland masih menjadi jawara Minggu ini, menyusul kejayaan yang telah diraihnya pekan lalu. Diperkirakan hingga pekan ini, film besutan sutradara Tim Burton itu telah mendapatkan pemasukan sebesar 62 juta dollar AS.

Film yang memasang bintang eksentrik, Johnny Depp, sebagai tokoh protagonis itu, secara keseluruhan mengalami penurunan pendapatan dibandingkan pemutaran Minggu perdananya sebesar 47%. Namun secara keseluruhan, selama sepuluh hari penayangan, film ini telah mendapatkan keuntungan komulatif, di wilayah AS saja sebesar 208,6 juta dollar AS. Dan pemasukan dari seluruh dunia mengalami peningkatan sebesar 60%, hingga mengumpulkan total pundi-pundi sebesar 430 juta dolar AS.

Sedangkan pada posisi runner up, adalah film Green Zone arahan sutradara Paul Greengrass, dengan bintang utama Matt Damon. Film yang berkisah tentang latar belakang kebohongan perang Irak, yang sengaja dibuat-buat para politisi AS itu, langsung mendapatkan pemasukan sebesar 14,5 juta dollar AS, hanya dalam beberapa hari penayangan perdananya.

Setelah itu, secara berurut pada posisi sepuluh besar, dibelakang Alice in Wonderland, dan Green Zone adalah film She's Out of My League, Remember Me, Shutter Island, Our Family Wedding, Avatar, Brooklyn's Finest, Cop Out, dan The Crazies.

Film Alice in Wonderland dalam amatan beberapa surat kabar berpengaruh di AS, mendapatkan berbagai tanggapan. Sebagian menilai film berdurasi 109 menit itu, luar biasa, sebagian menilainya biasa saja. Secara rata-rata Alice mendapatkan penilaian C+.

Boston Globe misalnya, menilai film ini sangat menghibur dengan kekayaan suguhan warna, meski tidak benar-benar mempesona. Sedangkan Chicago Tribune, menilai Disney selaku produser mengambil sebuah resiko yang tidak ringan untuk memproduksi film seperti Alice, meski akhirnya sukses mewujudkan keliaran fantasi Tim Burton.

Kritikus film lainnya, E! Online beranggapan, semestinya Disney dengan pengalaman panjanganya, bisa mewujdukan film yang "lebih gila, dan lebih heboh" dibanding Alice versi terkininya. "Karena rasanya, kita sudah pernah masuk ke lubang kelinci, yang lebih gila dari sebelumnya," tulis E Online.

(Benny Benke/CN14)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
11 Februari 2012 | 19:02 wib
Dibaca: 278
image
11 Februari 2012 | 16:01 wib
Dibaca: 157
image
11 Februari 2012 | 15:03 wib
Dibaca: 427
image
11 Februari 2012 | 09:06 wib
Film Malaikat Tanpa Sayap
Hidup Tak Ada yang Mudah
Dibaca: 428
image
11 Februari 2012 | 00:24 wib
Dibaca: 234
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER