panel header
RUKUN AGAWE SANTOSA
Bersatu Kita Teguh
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 Februari 2010 | 11:21 wib
Film Wall Street 2
Melebihi Kesuksesan Versi Perdananya (1987)
image

Olive Stone datang lagi. Salah seorang sutradara papan atas Hollywood bernama lengkap William Oliver Stone, kelahiran 15 September 1946 itu, siap merilis film terbarunya berjudul Wall Street: Money Never Sleeps. Film ini merupakan sekuel dari film Wall Street seri perdana produksi tahun 1987, yang menempatkan Michael Douglas sebagai aktor utamanya, meraih Academy Award.
       
Pada seri terkininya, Oliver masih mempercayakan Douglas sebagai aktor utamanya. Bedanya, jika di versi perdananya, tokoh Gordon Gekko (M Douglas) mencitrakan dirinya sebagai sosok super antagonis, di versi terkininya, Gekko yang juga super serakah itu, memasukkan unsur protagonis dalam citranya.

Selebihnya, Stones yang meraih tiga Oscar lewat film Midnight Express (1978), Platoon (1986) dan Born on the Fourth of July (1989), menyisipkan nama Shia LaBeouf untuk menandingi akting watak Douglas. Peran dan posisi LaBeouf pada versi perdananya dimainkan oleh Charlie Sheen.

Wall street 2 Masih Berharap Pada Stone dan Douglas
Nama Stone yang diidentikkan dengan film-film bertema perang vietnam, berharap film terkininya memberikan perspektif lain tentang bagaimana memandang sosok manusia secara utuh. Tidak setipikal dengan film besutannya yang lain seperti Natural Born Killers (1994) and JFK (1991) misalnya. Di film Wall Street 2 ini, drama thriller disajikan sebagai menu utama.

Dan ''jagoannya'' masih dipercayakan pada sosok Gekko, yang kembali ke jalur utamanya, setelah mondok gratis di hotel prodeo akibat buah keserakahannya. Sebagai film terbaik di ajang Acadamy Award 1987, kedatangan Wall Street 2 digadang-gadang akan memberikan warna lain atas kesuksesan sebuah sekuel. Mengingat selama ini, hanya sedikit sekuel, teristimewa drama thriller yang dicatat mampu menyamai, apalagi melebihi kesuksesan versi perdananya.
 
Oleh karena itulah, selain nama Stone yang dijadikan ukuran kunci utama kesuksesan sebuah film, nama Douglas diharapkan dapat membangunkan lagi karisma, dan passionnya terhadap sosok Gekko. Nama Douglas mulai tenar dan dikenal publik dunia lewat film romantic adventure comedy; Romancing the Stone (1984). Kemudian The Jewel of the Nile (1987), sebelum makin melambung lewat film Fatal Attraction. Puncak keaktoran Douglas, ya di film Wall Street.

Atas alasan itulah, bersatunya kembali Stone dan Douglas diharapkan dapat mengangkat kembali pamor Wall Street: Money Never Sleeps. Sehingga keaktoran pendukung lainnya seperti Shia LaBeouf, Josh Brolin, Carey Mulligan, Eli Wallach, Susan Sarandon, Vanessa Ferlito, dan Frank Langell dapat terangkat.

Kepentinganpun yang berbicara

Wall Street: Money Never Sleeps bersetting kota New York, 23 tahun setelah masa penceritaan film perdananya. Sebagai sosok anti-hero, Gordon Gekko yang baru keluar penjara, bermaksud membangun kembali kerajaan bisnisnya. Sekaligus berniat menjalin kembali hubungan baik dengan Winnie, anak perempuannya.

Atas bantuan Jacob (Shia LaBeouf) yang juga tunangan Winnie, niat baik Gekko coba dia wujudkan. Sebagai imbalannya, Gekko harus menjadi mentor bagi Jacob. Siapa memanfaatkan siapa, dan demi kepentingan apa? Dalam film ini, konon konflik disajikan dengan memikat. Terlebih Winnie masih menyalahkan dosa Gekko, atas kematian kakaknya, Rudi, akibat bunuh diri.

(G20/Nv@)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
11 Februari 2012 | 19:02 wib
Dibaca: 302
image
11 Februari 2012 | 16:01 wib
Dibaca: 163
image
11 Februari 2012 | 15:03 wib
Dibaca: 440
image
11 Februari 2012 | 09:06 wib
Film Malaikat Tanpa Sayap
Hidup Tak Ada yang Mudah
Dibaca: 432
image
11 Februari 2012 | 00:24 wib
Dibaca: 236
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER