panel header
KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
25 Desember 2009 | 22:24 wib
Status Duda Ditolak Ibu
image

Assalamu’alaikum wr. wb.

Ustadz AWA, saya memiliki seorang kakak perempuan yang usianya hampir 40 tahun dan belum menikah. Sudah beberapa kali orang tua saya mencoba mengupayakan mencarikan jodoh, namun tidak satupun yang rupanya berkenan bagi kakak saya. Dan beberapa waktu lalu kakak bertemu dengan seorang laki-laki yang kebetulan seorang duda (istrinya meninggal). Singkat kata, mereka merasa saling cocok dan berniat untuk menikah.

Entah mengapa sewaktu pertama kali bertemu ibu rupanya tidak berkenan dengan calon kakak tersebut dan tanpa memberi alasan yang jelas. "Ibu hanya merasa ada rasa penolakan yang kuat di dalam hati, entah kenapa," ungkap Ibu.Hal ini membuat kakak perempuan saya merasa ibu menghalangi kakak untuk menikah, padahal itu adalah anjuran agama dan menganggap ibu saya sudah melanggar agama.

Kakak saya adalah anak kedua dan satu-satunya perempuan, sedangkan saya anak kelima dan terakhir. Di lain pihak, kami, anak-anak yang lain juga tidak pernah benar-benar dimintai pendapat mengenai hal tersebut. Malah, kakak meminta tolong bantuan para sepupu untuk membujuk orang tua kami. Yang terjadi kemudian adalah, para sepupu itu lalu terkesan menyalahkan kami dan memaksa kami untuk mengubah pendirian ibu kami. Tentunya kami tersinggung, karena kami sendiri tidak pernah tahu masalahnya langsung dari kakak kami itu.

Selain itu, kami anggap tindakan para sepupu itu sebagai ajakan untuk melawan ibu kami. Sebagai adik, saya juga ingin kakak lekas menikah, tapi saya juga tidak ingin melawan orang tua, karena takut akan menjadi kedurhakaan. Saya sadar, akan lebih baik kiranya jika orang tua kami mengikhlaskan saja keinginan kakak saya. Sungguh saya tidak tahu bagaimana agar ibu saya ikhlas, seperti yang sudah sarankan kepada beliau, agar berdo’a untuk diberi keikhlasan.

Saran sayapun tidak ditolak mentah dan ibu berkata, "ibu berdoa supaya kakak perempuan saya tidak jadi menikah dengan laki-laki tersebut." Sungguh saya bingung mendengarnya. Saya mohon bantuan Ustadz untuk memberikan saran dan taushiyah bagi saya terkait masalah ini.  Semoga bisa menjadi pembuka hati dan pikiran kami sekeluarga.  Terima kasih.


Jawaban :

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.

Saudara yang dirahmati Allah. Memang ada beberapa pertimbangan saat menghadapi hal-hal tersebut. Di satu sisi, Saudara harus mengikuti keinginan orang tua untuk menghindari ketersinggungan atau kedurhakaan (ketidakridhoan dari orang tua), di sisi lain, kakak perempuan Saudara harus menikah apalagi dengan usia yang hampir 40 tahun.

Usaha Saudara untuk melibatkan sepupu dan berusaha memberikan saran kepada orang tua (khususnya ibu) sudah baik. Yang paling penting adalah menerima dan menjalani keinginan orang tua (mencari keridhoannya). Dalam hal ini ada istilah ‘kemanjaan orang tua’, di mana orang tua juga memiliki suatu keinginan yang ingin diikuti anaknya yang sama terjadi pada anak yang ingin kemauannya disetujui orang tuanya. 

Dalam perjalanannya, biasanya jika anak berbuat baik dan berbakti kepada orang tua dan orang tua ridho, sementara waktu terus bergulir dan menyisakan seorang anak jomblo tidak jua menikah, maka pada gilirannya akan muncul ‘kedewasaan pemikiran’ akan jodoh. Awalnya saja ibu menolak anaknya menikah dengan duda, tapi insya Allah dengan bergulirnya waktu, akan ada komparasi di mana memilih antara terpenuhinya keinginan orang tua, namun anaknya tidak jua menikah (waktu menanti jodoh lama) dengan pilihan mengikhlaskan anaknya menikah dengan seorang duda, sehingga tidak jomblo terus. 

Ada baiknya kita menyimak firman Allah yang artinya, “…Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya”, (Q.S. 2 : 215). Dan Rasulullah SAW bersabda, “ Setiap perbuatan baik adalah sedekah”, (H.R. Al-Bukhari).

Memang, harus ikhlas mengikuti keinginan orang tua. Termasuk perlu komitmen ikhlas, di mana buah dari ikhlas akan dirasakan begitu lezat di kemudian hari. Mengenai lebih rincinya tentang ikhlas mengikuti kemauan orang tua ketika dihadapkan untuk memilih antara jodoh/cinta dengan keinginan orang tua, bisa dibaca pada artikel dengan tautan berikut :

( http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/entertainmen/2009/10/19/1479/Jodoh..antara.Cinta.dan.orang.Tua )

Mengenai kenalan kakak perempuan Saudara yaitu seorang duda, ada beberapa hal yang bisa dipertimbangkan sekaligus menjadi bahan pemikiran untuk di-share dalam keluarga. Ada beberapa hal yang bisa Saudara lakukan, yaitu :

(1)  Perlu mengetahui kelebihan dan kekurangan jika menikah dengan seorang duda.

Kelebihannya seperti lebih berpengalaman, lebih dewasa, akan lebih hati-hati dalam berumah tangga (belajar dari masa lalu), bisa saling sharing tentang ‘manis-pahitnya’ berumah tangga, termasuk lebih mandiri.

Adapun resikonya adalah merasa malu karena menikah dengan duda yang bisa terkesan susah mendapatkan lajang, dan hanya mendapatkan seorang duda. Juga terkesan giliran menikah, hanya dengan orang yang pernah ‘bekas’ menikah.  Tapi bagaimanapun, jika sudah saling cinta, perlu disyukuri. Paling tidak bisa disimak preseden sebagian masyarakat yang menyatakan bahwa, “masih lebih baik menikah dengan duda daripada dimadu (menikah dengan suami orang)”.

(2) Dapat berusaha lagi mencari yang lajang.

Jika memang saling mencintai dengan duda tersebut (karena ridho Allah), maka perlu mencari tahu tentang ‘diri’ duda tersebut lebih jauh. Mengenal lebih jauh terutama akhlak duda tersebut bisa terus dilakukan. Ibu Saudara menolak (tidak berkenan) dengan duda tersebut, bukan berarti benci kan!

(3)  Hindari pacaran secara bebas (kumpul kebo) karena sama dengan zinah.

(4) Niatkan dengan komitmen untuk mencari suami yang serius, bukan hanya untuk pacaran semata. 
Menikah bukanlah untuk sementara. Namun, untuk seterusnya, selamanya. Dunia-akhirat.  Bagaimanapun, pernikahan adalah sesuatu yang wajib dilakukan manakala seseorang sudah memenuhi syarat-syaratnya. Tidak baik menunda-nunda.

Rasulullah SAW bersabda, “Diriwayatkan dari Sa’d bin Abi Waqqash r.a., dia berkata : Nabi SAW tidak mengizinkan Utsman bin Mazh’un membujang. Seandainya Rasulullah SAW mengizinkannnya niscaya kami akan mengebiri diri kami”, (H.R. Bukhari No. 5073).
(Mengebiri diri maksudnya adalah membunuh nafsu seksual untuk selamanya dengan memutus saluran tertentu).

(5) Menciptakan saling keterbukaan dengan calon suami.

Pasanangan lajang ataupun duda pada dasarnya tetap dibutuhkan saling terbuka, berterus terang, tidak ada yang disembunyikan, apapun selalu dibicarakan, sharing, dll. Hal ini agar tidak terjadi penyesalan, ataupun hal-hal yang tidak dinginkan karena tidak diduga sebelumnya. Jika sudah demikian, maka ibu Saudara akan bisa mengambil hikmah akan artinya kejujuran, sebuah sifat Rasulullah yang melekat dan mengakar. Dari sini ketika mendapatkan status calon menantunya lajang atau duda, bisa lebih mempertimbangkan faktor akhlak tersebut.

(6) Harus terus belajar tentang rumah tangga.

Walaupun belum menikah, namun belajarlah menjalankan tugas sehari-hari. Allah memberikan amanah, seperti menikah dan memiliki anak misalnya, karena memang hamba tersebut layak untuk menerimanya. Jadi, jika sudah punya tanggung jawab mengurusi rumah, berbakti dan membantu orang tua, menjalankan semua kewajiban dan menghidari semua hal dosa, maka semakin dekat harapan untuk mendapatkan jodoh.  Jadi, dilandasi dengan ketakwaan kepada Allah.

(7)Melakukan pendekatan dengan ibu, saudara sepupu, kerabat, termasuk anggota keluarga lainnya agar terjadi saling pengertian, ikhlas, dan segala sesuatu dibicarakan atas dasar karena Allah (bukan keinginan sendiri semata). Dengan demikian, ibu akan merasa disayang dan kakak Saudara mendapatkan kasih sayang ibu. Sehingga jika ada perbedaan pendapat antara ibu dan anak, pada akhirnya ibu akan mengikhlaskan keinginan anaknya walaupun bertolak belakang dengan keinginannya.

(8) Menguatkan prinsip tentang jodoh, bahwa jodoh ada di tangan Allah.

Manusia hanya memiliki keinginan, cita-cita, dibarengi usaha, do’a, dan tawakkal.  Yakinlah bahwa apabila Allah sudah berkehendak menjodohkan seseorang, maka tanpa satu orang manusia pun bisa melarang-larang atau menghindarinya atau mengalihkannya.

(9) Berusaha tetap ikhlas seluruh anggota keluarga (terutama kakak perempuan Anda), sehingga dengan keikhlasan ini Allah akan memberikan jalan dan menggerakkan hati hamba-hamba-Nya.

(10) Memiliki keyakinan disertai dengan berdo’a secara kontinyu dan konsisten.

Dalam berdo’a dianjurkan lebih detail, namun hindari yang terlalu menuntut (mendikte Allah). Misalnya, harus menikah dengan si A, jangan dengan si B (selama sama-sama baik).  Jadi, jika ibu Saudara berdo’a agar kakak perempuan Anda tidak jadi menikah dengan duda tersebut (padahal bukan karena agama/akhlaknya), maka bisa diperbaiki do’anya bahwa biar Allahlah yang memilihkan jodoh. Serahkanlah kepada Allah untuk menentukan jodoh, apakah si A, si B, si C, si Z, atau yang lainnya. Dan yakinlah bahwa pilihan Allahlah yang terbaik (khusnuzhon kepada Allah).

Amalan dan do’a yang bisa dijalankan sebagai berikut :

1. Shalat tahajud & istikharah.

2. Perbanyak istighfar.  Istighfar yang lengkap sebagai berikut :

 “Allahummaghfirli dzambi kullihi diqqohu wa jillahu wa awwalahu wa akhirihi wa ‘alaniyyatihi wa sarrihi”.

 “Ya Allah, ampunilah dosaku semuanya, baik yang halus dan yang kasar, yang terdahulu dan yang kemudian, yang nyata dan yang tersembunyi”, (H.R. Abu dawud dan Hakim).

 “Allahumma anta robbi la ilaha illa anta kholaqtani wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wawa’dika mastatho’tu a’udzubika min syarri ma shona’tu abu-u laka bini’matika ‘alayya wa abu-u bidzambi faghfirli fainnahu la yaghfirudz dzunuba illa anta”.

 “Ya Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada Tuhan melainkan Engkau, Engkau jadikan aku, dan aku hamba-Mu, dan aku atas setia-Mu dan janji-Mu selama aku kuasa. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa-apa yang aku perbuat, aku mengaku kepada-Mu dengan nikmat-Mu kepadaku dan aku mengaku dengan dosaku, sebab itu ampunilah aku, maka sesungguhnya tiadalah yang mengampuni dosa melainkan Engkau”. (H.R. Bukhari).

3. Berdo’a, “Robbana afrigh ‘alaina shobron wa tsabbit aqdamana wanshurna ‘alal qoumil kafirin”.

 “Ya Tuhan kami, curahkanlah kesabaran atas kami dan teguhkanlah pendirian kami (terhadap cobaan dan kebenaran) serta tolonglah kami terhadap orang-orang kafir”, (Q.S. 2 : 250).

Semoga kakak perempuan saudara mendapatkan jodohnya sesuai dengan yang diharapkan, orang tua ridho dan Allah pun ridho.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 

==========

AWA SUMANTRI, lebih dikenal dengan sebutan Ustadz Awa Motivator Cinta, atau Ustadz AMC, lahir di Dusun Malar Aman, Kabupaten Kuningan, 17 Juni 1975. Lulusan Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Jurusan Ilmu Administrasi Universitas Indonesia ini juga aktif mondok di pesantren, termasuk pesantren salaf Ciwaringin Cirebon.

Dalam rentang 8,5 tahun, dia pernah bekerja dan mengajar di LM Patra, PT. Limabelas Manunggal Paramitra, mengajar di STIE Tunas Patria, PT. Infomedia Nusantara (Telkom Group), Harita Group (perusahaan pertambangan Nikel, Bauksit, Batubara, Emas), dan PT. Multibangun Adhitama Konstruksi (Multikon), sebuah perusahaan kontraktor high rise building. Kini penulis bekerja di PT. MitraBuana JayaLestari sebagai Manager HRD.

Awa menjalani aktivitas utama sebagai motivator Cinta, tentu dalam perspektif agama. Namun, konsultasi apa pun tak pernah ditolak oleh ustad Awa. "Semua bagian dari dakwah, demi kebaikan," katanya.

Untuk pembaca yang ingin berkonsultasi, silakan mengirimkan email ke: redaksi@suaramerdeka.com

 

(/Nv@)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
11 Februari 2012 | 19:02 wib
Dibaca: 282
image
11 Februari 2012 | 16:01 wib
Dibaca: 158
image
11 Februari 2012 | 15:03 wib
Dibaca: 429
image
11 Februari 2012 | 09:06 wib
Film Malaikat Tanpa Sayap
Hidup Tak Ada yang Mudah
Dibaca: 429
image
11 Februari 2012 | 00:24 wib
Dibaca: 234
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER