panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Kedu
29 Januari 2014
Polres Tetapkan Tersangka Kasus Pidana Pemilu

PURWOREJO - Penyidik dari Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Purworejo menetapkan tersangka tindak pidana pemilu di Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Purworejo.

Hal ini dilakukan penyidik setelah memeriksa para saksi secara maraton. Kapolres Purworejo AKBPRoma Hutajulu yang dimintai konfirmasi melalui Kasat Reskrim AKPJuli Monasoni mengatakan, penyidik menetapkan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Mus (45) sebagai tersangka.

Pasalnya, berdasarkan keterangan para saksi unsur pidana pemilu terpenuhi sebagaimana digariskan dalam Undang-undang Nomor 8 tahun 2012 tentang Pemilu Legislatif. Seperti diberitakan, kasus dugaan tindak pidana pemilu itu bermula saat diselenggarakan Posyandu balita dan lansia di rumah tersangka pada 14 Januari lalu.

Dalam kegiatan itu, warga yang hadir sekitar 80 orang dan diberikan paket yang dibungkus kantong plastik warna putih ditempeli bahan kampanye berupa stiker bergambar caleg DPR RI PDIPdari Dapil VI Ina Ammania.

Dalam stiker tersebut juga tertera isyarat ajakan mencoblos sehingga dianggap memenuhi unsur kampanye. Setiap paket tersebut berisi satu buah kacamata beserta pembungkusnya yang juga tercantum nama caleg, nomor urut, dan partai. Selain itu, juga ada tiga bungkus biskuit makanan tambahan ASI.

Seluruh barang bukti tersebut sudah disita penyidik. Tersangka, sambung Kasat Reskrim, dijerat dengan pasal 301 ayat (1) jo pasal 86 ayat (3) jo pasal 278 dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun dengan denda maksimal Rp 24 juta.

"Penyidik masih melengkapi berkas-berkas sebelum dilimpahkan ke kejaksaan," katanya. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jasri Umar yang dimintai konfirmasi melalui Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Sri Nurcahya Wijaya menegaskan, pihaknya sudah siap menerima pelimpahan berkas kasus dugaan tindak pidana pemilu tersebut. "Kami terus melakukan koordinasi dengan penyidik Polres.

Sebab proses penanganan tindak pidana pemilu ini waktunya sangat singkat. Koordinasi ini penting agar jangan sampai berkas belum lengkap saat waktunya sudah habis," katanya.

Dijelaskan, sesuai dengan ketentuan dalam UU Nomor 8 tahun 2012, dalam proses persidangan kasus tersebut nantinya akan ditunjuk majelis hakim khusus oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Purworejo. "Prinsipnya kami siap menangani tindak pidana pemilu di Kabupaten Purworejo," katanya. (H43-78,88)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER