panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
13 November 2013
Tak Kuorum, Pilkades Kebonadem Diulang

KENDAL - Pemilihan kepala desa (Pilkades) Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong yang masuk dalam tahap III dipastikan akan diulang. Pasalnya, Pilkades yang digelar 31 Oktober silam, tidak kuorum atau tidak dihadiri dari 2/3 warga yang mempunyai hak pilih. Pilkades Kebonadem diikuti dua orang calon, yakni Kumaidi dan Faizah.

Kabag Tata Pemerintahan, Agoeng Boedhi Tjahjanto, mengatakan, pada pelaksanaan Pilkades tersebut hanya dihadiri sekitar 800 orang yang memberikan suaranya dari jumlah warga yang mempunyai hak pilih sebanyak 1.667 orang. ”Pilkades Kebonadem kembali kami gelar Kamis (14/11),” kata Agoeng saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (12/11).

Dia mengaku tidak tahu persis dan tidak bisa menduga-duga penyebab banyak warga yang tidak datang ke tempat pemungutan suara (TPS) saat Pilkades.

Menurutnya, Panitia Pemilihan Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa (P4KD) Desa Kebonadem telah menyosialisasikan dan mengimbau warga untuk datang ke balai desa guna memberikan suaranya. Namun, ternyata masih banyak warga yang tidak datang memberikan hak suaranya.

Agoeng menambahkan, untuk pelaksanaan Pilkades yang kedua, P4KD maupun tokoh masyarakat telah menyosialisasikan dan melakukan pendekatan terhadap warga, supaya mau datang ke balai desa dan memberikan hak pilihnya. ”Pilkades ulangan dinyatakan kuorum bila yang hadir mencapai 50 persen plus satu suara dari jumlah daftar pemilih tetap,” kata dia.

Salurkan Hak Pilih

Anggota Komisi A DPRD Kendal, Budiyono berharap P4KD bisa merangkul tokoh masyarakat setempat guna mengajak warga desa menyalurkan hak pilihnya.

Dikatakan, jangan sampai terjadi kevakuman kepemimpinan desa. Sebab, bila itu terjadi, tentu masyarakat yang akan dirugikan, karena tidak bisa mendapatkan pelayanan yang maksimal dan dapat mengganggu jalannya pemerintahan desa.

”Panitia Pilkades bersama tokoh masyarakat harus bisa membangun komunikasi kepada masyarakat, supaya menyalurkan hak pilihnya, sehingga akan membawa Desa Kebonadem ke arah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” katanya. (H36-72)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER