panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Pendidikan
26 Oktober 2013
Perlu Strategi Adaptif untuk Tarik Pengunjung Perpustakaan

PERANAN perpustakaan dalam membangun peradaban, sangatlah vital. Namun, sadar atau tidak keberadaan perpustakaan hingga saat ini masih dipandang sebelah mata.

Perilaku pengunjung perpustakaan pun sudah bergeser, tidak mencari buku, tetapi ”colokan” untuk cash laptop yang dicari kali pertama kali saat berkunjung. Endang Fatmawati MSi MA, pakar perpustakaan dari Universitas Diponergoro (Undip) mengutarakan, perubahan perilaku pengunjung perpustakaan memang menjadi sesuatu yang tidak boleh diabaikan. ”Harus diakomodasi,” katanya.

Ia mengemukakan, perpustakaan yang memiliki aturan-aturan yang dalam konteks kekinian tidak lagi relevan, perlu dikaji ulang. ”Tidak zamannya lagi ke perpustakaan tidak boleh makan, minum, dan memakai celana pendek, misalnya. Ini sudah harus diubah,” katanya. Menurutnya, berbagai strategi adaptif justru harus sesuai dengan konteks kekinian.

”Saat Hari Valentine, bisa dengan memberi cokelat kepada pengunjung, atau memberian kejutan (hadiah) kepada pengunjung yang sedang ulang tahun. Pustakawan harus memahami kebutuhan pengunjung agar mereka nyaman,” ungkap Endang.

Gaya Hidup

Endah menjelaskan, pembangunan bangsa dan peradaban tidak bisa dipisahkan dari keberadaan perpustakaan. Dalam perjalanan sejarah peradaban dunia, para cendekiawan- ilmuwan merupakan tokoh-tokoh yang akrab dengan perpustakaan. ”Perpustakaan sumber ilmu dan informasi.

Sangat aneh jika ada ilmuwan (cendekiawan) tanpa perpustakaan,” ujarnya. Pada masa kini, kontribusi perpustakaan dalam mendukung pembangunan bangsa dan peradaban dilakukan melalui layanan maksimal dan mendukung upaya-upaya lahirnya kelompok-kelompok diskusi (small group) yang mengkaji berbagai hal. ”Melahirkan small group dari ‘rahim’ perpustakaan butuh proses. Ini bukan hal yang mustahil dilakukan.

Perlu menjadikan berkunjung ke perpustakaan sebagai gaya hidup,” tutur anggota Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi (FPPTI) Jateng ini. Ketua FPPTI Jawa Tengah Dra Hj Ahyati Rahayu menegaskan, perpustakaan memiliki kontribusi yang besar dalam peradaban dan kemajuan bangsa. (Rosidi-37)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER