panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
07 Oktober 2013
Inspirasi
Banyak Event untuk Menarik Wisatawan

Kota Semarang me­miliki beragam potensi. Sayangnya, dengan potensi yang ada masih belum menjadikan Semarang menjadi kota kreatif. Kota Atlas dinilai masih sepi event sehingga tidak dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

’’Caranya dengan menggelar banyak event menarik di Semarang. Kalau sepi event kota ini tidak akan dikenal luas,’’ ungkapnya pengusaha event organizer (EO), Shafigh Pahlevi Lontoh. Pria kelahiran Semarang, 5 Juni 1978 itu lantas mencoba mengadakan beragam event yang menarik. Bersama teman-teman EO lainnya, beberapa kegiatan kepariwisataan telah digelar.

Seperti, Semarang Night Carnival, Jateng Fair, Borobudur International Festival, Semarang Great Sale, dan masih banyak lagi. Deretan event tersebut kini rutin digelar setiap tahun dan menjadi agenda menarik kota Semarang untuk menarik minat wisatawan berkunjung.

Tentunya, keberhasilan serangkaian kegiatan itu tercipta peran dari pemerintah kota serta stakeholder.

Berkecimpung di dunia EO boleh dikata tidak sejalan dengan pendidikannya di Teknik Sipil Institut Pembangunan Surabaya. Selepas lulus kuliah pada 2003, putra pertama pasangan Ferdy Ismail Lontoh dan Soraifi Fuad Sahil ini menjadi pengawas proyek di perusahaan PT Sahil. Ia kemudian berpindah-pindah pekerjaan di Pyramid Production, Kody Entertainment, hingga saat ini menjadi Direktur M7 Production. ’’Saya lebih memilih menjadi wira usaha di bisnis event organizer. Kreativitas ternyata bisa menjadi profesi,’’ katanya.

Menurutnya, EO merupakan bentuk industri kreatif karena hal utama yang perlu dibangun dari bisnis ini adalah kreativitas. Harus ’’think out of the box’’. ’’Jasa yang kami jual adalah sebuah konsep. Bagaimana mengemas konsep itu agar menarik tentunya dibutuhkan kreativitas tinggi,’’ ungkap pengurus Hipmi Jateng itu.

Semarang, imbuh Shafigh, bisa menjadi jujukan wisata apabila masyarakatnya memiliki kreativitas tinggi. Semarang tidak kalah dengan kota-kota besar lainnya. Adanya peningkatan iklim kreatif memunculkan banyaknya komunitas-komunitas kreatif yang mulai menggunakan ruang-ruang di Kota Semarang untuk beraktivitas. Semakin banyaknya komunitas kreatif yang bermunculan membuat Kota Semarang memiliki peluang untuk berkembang menjadi Kota Kreatif. (Fista Novianti-87)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER