panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Banyumas
07 Oktober 2013
Tak Terjamin Sesuai Peruntukan
  • Bantuan untuk Siswa Miskin

BANYUMAS - Penyaluran bantuan siswa miskin (BSM) langsung kepada orang tua, tidak menjamin dana tersebut dapat digunakan sesuai peruntukannya. Karena itu peran orang tua dan sekolah penting, agar penggunaan dana kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak ini benar-benar untuk kepentingan pendidikan.

’’Ini tidak hanya untuk BSM. Bantuan lain untuk pendidikan keluarga miskin juga harus tepat. Peran dan komunikasi orang tua dan sekolah, sangat diperlukan agar BSM dapat efektif dan efisien membantu dunia pendidikan,’’ tegas pengurus Lembaga Pendidikan Maarif Kecamatan Pekuncen, Habib Muhammad Al Habsyi SPd.

Habib menilai, pendistribusian uang BSM langsung ke orang tua siswa cukup baik untuk mendidik kesadaran dan kepercayaan orang tua. Meski demikian, imbauan dari komite dan sekolah agar orang tua tetap menggunakan uang itu untuk kepentingan pendidikan anaknya tetap sangat diperlukan. 

’’Desakan kebutuhan ekonomi dapat menyebabkan BSM digunakan untuk kepentingan lain,’’ ungkapnya.

Menurut Wakil Kepala MTs Maarif NU 1 Pekuncen, Masrukhin, untuk menjamin agar BSM digunakan semestinya, sekolah dan orang tua perlu bekerja sama. Usai menerima BSM ini, orang tua perlu merencanakan penggunaan uang tersebut, sesuai masukan dari siswa dan sekolah.

’’Karena itu komunikasi antara siswa, orang tua, dan sekolah sangat diperlukan. Dengan mekanisme yang telah ada sejak dulu, kami bersyukur berbagai bantuan pendidikan yang mengalir ke siswa dan sekolah dapat kami gunakan sebagaimana mestinya,’’ katanya.

Pelunasan

Orang tua penerima BSM asal Tumiyang, Warsito mengaku tidak akan menyia-nyiakan BSM ini.

Setelah menerima BSM, dia akan langsung menggunakan untuk melunasi biaya sekolah. Pelunasan tersebut juga sudah ditunggu-tunggu pihak sekolah.

’’Kami memang membutuhkan uang. Tetapi daripada nanti terpakai, lebih baik langsung disalurkan untuk menyicil biaya sekolah,’’kata buruh tani tersebut.

Sementara Kasi Pengendalian Mutu Dikdas Dinas Pendidikan Banyumas, Pudji Raharjo, mengatakan sebenarnya dinas juga telah mengimbau kepada sekolah dan orang tua siswa penerima BSM, agar menggunakan dana tersebut sesuai peruntukannya.

’’Dana BSM jangan digunakan untuk membeli sembako atau bahkan kebutuhan lain yang bersifat konsumtif.  Bila dana ini dialokasikan untuk kepentingan siswa penerima, mestinya juga digunakan untuk itu,’’ ujarnya.

Dana BSM tahap pertama dari APBN Perubahan 2013 untuk jenjang SD dan SMP di Kabupaten Banyumas, mulai dicairkan Rabu (2/10) lalu. 

Adapun besarnya BSM jenjang SD sebesar Rp 450 ribu/ siswa/t ahun dan SMP Rp 750 ribu/siswa/tahun.

Dia menegaskan, dalam penyaluran tersebut tidak seluruh siswa menerima bantuan tersebut secara penuh. Bagi yang sudah menerima BSM sebelumnya, nanti besarnya dana yang diterima tidak penuh, tergantung bantuan yang sudah diterima sebelumnya.

Kuota siswa penerima BSM yang telah ditetapkan pemerintah pusat tersebut berdasarkan acuan Kartu Perlindungan Sosial (KPS) maupun non KPS. 

Untuk pencairan tahap kedua, dia mengatakan, sampai saat ini belum ada informasi resmi dari Kemdikbud terkait kapan pelaksanaannya. (K37,H48-63,15)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER