panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Hukum
03 Oktober 2013
Polisi Periksa Enam Saksi
  • Kasus Pembunuhan Holly

JAKARTA - Polisi berupaya mengungkap kasus pembunuhan Holly Angela Hayu Winanti (37) yang diduga istri siri Auditor Utama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Gatot Supiartono, di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Senin (30/9).

Pelaku pembunuhan didu­ga orang yang ditemukan tewas di ha­­laman apartemen tersebut de­ngan luka di kepala. Kepala Bi­dang (Kabid) Hu­mas Polda Me­tro Jaya, Kombes Rik­wan­to meng­­ungkapkan, pihak­nya te­lah memeriksa enam saksi, yakni Umar Hasan, Inal, Sulai­man, Abdul Ro­zak, Kus Handani Murti Astuti (ibu angkat), dan tetangga korban, Rici.

Penyidik juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan menemukan pipa besi sepanjang 50 centimeter yang diduga digunakan oleh pelaku untuk membunuh korban dan sarung tangan warna hitam yang berlumuran darah.

Dia mengatakan, pihak­nya masih mengidentifikasi  je­nazah berjenis kelamin laki-laki, dia yang ditemukan tewas. Di­duga dia merupakan pelaku pem­bunuhan yang tewas karena me­lompat dari kamar Holly, ka­mar E 09 AT Tower Ebony.

”Dugaaan kuatnya Mr X yang melakukan penganiayaan, kami ma­sih dalami sidik jari,” ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/9).

Pihaknya juga telah memeriksa telepon genggam milik korban.

Rikwanto mengatakan, dari hasil autopsi jenazah korban diketahui ada luka lebam bekas benturan benda tumpul di bagian punggung dan kepala. Saat ditemukan, korban ditemukan dengan kondisi mengenaskan, sekujur tubuhnya berlumuran darah, tangannya terikat rantai dan lehernya terlilit kabel charger telepon genggam.

Pertengkaran

Rikwanto mengatakan, berda­sar­kan keterangan saksi, sebelum ditemukan tewas, terdengar per­teng­karan, adu mulut di kamar tersebut, Senin (30/9) pukul  22.38-23.15. Korban pulang dari rumah ibu angkatnya di daerah Cibubur, Jakarta Timur, pukul 21.00 dengan menggunakan taksi. Kemudian, pukul 22.38, korban menghubungi ibu angkatnya melalui telepon meminta to­long. Selanjutnya, Kus Handani menghubungi pihak apartemen un­tuk mengecek keberadaan korban.

Rikwanto mengatakan, pihak keamanan apartemen langsung mengecek kamar yang terkunci dan membongkar paksa. Pihak keamanan, Abdul Rozak dan sak­si lainnya, Rici kemudian masuk ke dalam dan menemukan korban penuh luka.  ”Pintu apartemen terbuka, dilihat ke bawah ada Mr X di bawah,” ujarnya.

Terpisah, Ketua BPK Hadi Poer­nomo yang dikonfirmasi soal Gatot, tidak berkomentar banyak. Me­nurut Hadi itu ranah pribadi.

Hadi menjelaskan, Gatot te­ngah bertugas ke Australia sejak pe­kan lalu. Hadi meminta publik bersabar me­nunggu penjelasan Gatot. ”Yang jelas mudah-mudahan dia cepat pulang, tapi tanggal pasti­nya nggak tahu,” jelasnya. (K24,dtc-71)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER