panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Berita Utama
23 Agustus 2013
Hari Ini, Paket Kebijakan Ekonomi Diumumkan

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun sekitar 6% beberapa hari terakhir; demikian pula nilai tukar rupiah yang mendekati level Rp 11.000 per dolar AS, namun pemerintah menilai Indonesia belum masuk fase krisis.

”Tidak, tidak sampai ke situ (krisis-Red), kan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sudah bicara,” tutur Menko Perekonomian Hatta Rajasa setelah rapat koordinasi bersama beberapa menteri dan pengusaha di kantornya, kemarin.

Menteri-menteri bidang ekonomi yang dihubungi belum bersedia membeberkan poin-poin yang akan masuk dalam Paket Kebijakan Ekonomi untuk menghadapi tekanan sektor keuangan. Paket tersebut akan diumumkan oleh Presiden, hari Jumat ini.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad juga menegaskan saat ini Indonesia belum krisis. Pihaknya mempunyai ukuran-ukuran internal terkait dengan suatu kondisi krisis. ”Kalau dia (IHSG) turun di atas 10% dalam tiga hari, harus diantisipasi.

Sekarang turun naik dan kami terus mengantisipasi,” jelasnya. Dia menegaskan OJK dalam posisi siap merespons melalui aturan yang akan dikeluarkan segera. Saat krisis 2008, pemerintah menempuh sejumlah kebijakan, misalnya memberi kemudahan terutama bagi BUMN untuk membeli kembali saham (buyback) tanpa rapat umum pemegang saham (RUPS).

Di sisi lain, pemerintah melakukan suspensi perdagangan sementara Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga dua hari untuk mencegah harga saham-saham anjlok lebih dalam. Muliaman menilai kebijakan 2008 bisa dijalankan lagi jika situasi makin buruk. ”Tidak ada masalah, kami siap; kami akan melihat aturan- aturan lain yang kira-kira bisa membantu,” ungkapnya. Menurut dia, pelaku industri keuangan masih memiliki optimisme besar. Atas dasar itu, industri keuangan diyakini bisa kembali bangkit.

”Sejalan dengan prediksi atau perkiraan triwulan III dan IV, kemungkinan beberapa indikator membaik,” tambahnya. OJK terus memantau perkembangan industri keuangan. Selain itu, sudah berbicara dengan industri asuransi, dana pensiun, trader, serta broker di pasar modal untuk menjaga stabilitas. Menteri BUMN Dahlan Iskan menuturkan BUMN tengah menyiapkan langkah-langkah untuk menahan keanjlokan IHSG dan rupiah.

”Satu, melalui buyback (pembelian kembali saham-Red). Dua, SUN (surat utang negara). Tiga, obligasi; dan empat, dana pensiun,” jelasnya. Langkah buyback itu sudah disetujui dalam RUPS, namun Dahlan tak bersedia menyebutkan BUMN mana yang akan melakukan. (J10-29)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER