panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Pendidikan
20 Agustus 2013
Jenjang Kepangkatan Guru Non-PNS Berubah
  • Setelah Penghentian Program Inpassing

JAKARTA- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menghapus program penyesuaian pangkat/golongan guru non-PNS dengan pangkat/golongan guru PNS.

Program tersebut akan diganti dengan program kesetaraan yang didasari standar kompetensi dan profesionalitas. ”Inpassing sudah dihentikan sejak 31 Agustus 2011 dan diganti dengan program kesetaraan.

Program itu disesuaikan dengan aturan perundangundangan Nomor 14/2005, yang ingin menjadikan guru profesional,” kata Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Ditjen Dikdas, Kemdikbud, Sumarna Suryapranata, di Jakarta.

Dengan demikian, ke depan, dengan program baru yang berdasarkan profesional, jenjang kepangkatan juga akan berubah. Dari 13 jenjang kepangkatan, akan dipangkas menjadi empat jenjang saja. Empat jenjang tersebut adalah guru pertama, guru muda, guru madya, dan guru utama.

Angka Kredit

Menurutnya, guru pertama setaraf dengan golongan IIIA atau IIIB. Dia menjelaskan, bagi guru yang akan naik pangkat atau golongan, harus memenuhi angka kredit yang di dalamnya terdapat peningkatan kompetensi. ”Kalau selama ini kompetensinya tidak ketahuan, dua tahun langsung naik.

Kalau sekarang harus punya kompetensi, karena saat ini alamnya profesional,” tuturnya. Seperti diketahui, program inpassing merupakan program penyesuaian bagi guru swasta yang didasari lama mengajar dan ijazah yang dimiliki. Hal tersebut diubah berdasarkan Permenpan Nomor 16 Tahun 2009. Karena itu, program inpassing dihapus oleh pemerintah sejak pertengahan tahun 2011.

Sejatinya program kesetaraan mulai dibuka sejak awal tahun 2013, namun hingga saat ini belum terealisasi. Pasalnya, payung hukumnya sedang dalam proses revisi. ”Yang paling utama, Permenpan No 16 Tahun 2009 itu sedang diamandemen. Dasarnya sedang diamandemen, karena Permen yang asli tidak mengatur tentang kompetensi, sedangkan kita sekarang arahnya pada peningkatan kompetensi,” ujar Pranata. (K32-37)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER