panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Kedu
30 Juli 2013
Sabanan
Tak Terdengar Lagi Mercon Besar Penanda Berbuka
  • Ramadan di Masjid Al Mansur Kauman Wonosobo

SEPEREMPAT abad lebih masyarakat Wonosobo dan sekitarnya tak lagi mendengar dentuman keras di udara atau bom Ramadan di atas Masjid Al Mansur, sebagai penanda berbuka puasa. Saat ini, untuk menandai masuknya waktu berbuka, masjid terbesar dan tertua di kota pegunungan itu hanya menggunakan sirine.

Dulu, mercon besar atau bom Ramadan yang meledak dan menggelegar pada ketinggian ratusan meter di udara, bunyinya terdengar sampai beberapa wilayah kecamatan, meliputi Wonosobo, Selomerto, Kertek, Mojotengah, Garung, dan sebagian desa di Kecamatan Watumalang.

Bunyi bom Ramadan dari Masjid Al Mansur, Kauman Wonosobo, menjadi rujukan bagi warga pegunungan itu untuk berbuka puasa. Sekarang, meski tanpa bom Ramadan, tetapi bunyi sirine masjid Al Mansur, masih digunakan sebagai rujukan waktu berbuka. Bahkan sejumlah media elektronik di Kota Wonosobo, pernah merekam secara langsung bunyi sirine di masjid tersebut untuk dipancarluaskan lewat radio.

Pengelola Masjid Al Mansur, KH Ahmad Chaedar Idris (56), ketika ditemui Suara Merdeka, mengatakan, karena adanya sesuatu hal, sejak pertengahan tahun 1980-an, bom Ramadan dihentikan. Namun pada masa pemerintahan Bupati Drs H Margono MM (1995-2000), tradisi membunyikan bom Ramadan di masjid terbesar tersebut direncanakan dihidupkan kembali. Tetapi niat itu tidak kesampaian, karena pabrik mercon besar tersebut sudah tutup.

Warga yang tinggal di Kampung Kauman secara terpisah mengatakan, puluhan tahun silam menjelang petang pada bulan Ramadan ratusan orang di Kota Wonosobo dan sekitarnya berbondong-bondong menyaksikan bom Ramadan di masjid Al Mansur. Mercon ukuran besar itu, disulut api di halaman masjid. Setelah meledak di tanah, bom Ramadan terlontar tinggi ke udara dan meledak lagi dengan suara menggelegar. Peristiwa menyulut bom Ramadan di Masjid Al Mansur menjadi tontonan tersendiri bagi masyarakat setempat. (Sudarman-78,88)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER