panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Berita Utama
04 Juni 2013
''Semua Itu Panggung Sandiwara''
  • Enam Pejabat Eselon II Dilantik

SEMARANG - Gubernur Bibit Waluyo menegaskan siap meletakkan jabatannya usai kalah dalam hitung cepat Pilgub Jateng 2013 dari beberapa lembaga survei. Hal itu diungkapkan Bibit saat memberikan sambutan pada pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV lingkungan Pemprov di Gedung Grhadika Bakti Praja,  Senin (3/5).

Di akhir sambutan, mantan Pang­kostrad itu menyatakan pa­tah tumbuh hilang berganti. ”Sa­atnya naik, naik. Saatnya minggir, minggir. Pensiun itu pasti, semua akan berakhir. Semuanya itu pang­gung sandiwara, ha..ha.. ha..ha..,” tegas Bibit disambut tawa hadirin.

Adapun pejabat yang dilantik meliputi enam pejabat eselon II, tujuh eselon III, dan 15 eselon IV. Pejabat eselon II yang dilantik, yaitu Suryo Banendro sebagai Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Jateng, Bowo Suryoko (Kepala Dinas Kehutanan), dan Tavip Supri­yanto (Kepala Badan Pember­dayaan Masyarakat dan Desa/Ba­permasdes).

Alih Kepemimpinan

Selanjutnya, Dadang Somantri diangkat sebagai Kepala Biro Perekonomian Setda Jateng, Rahardjanto Pudjiantoro (Kepala Biro Umum), dan Peni Rahayu (Kepala Biro Bina Produksi).

Bibit mengungkapkan, alih kepemimpinan itu pasti. Fakta su­dah menunjukkan demikian, de­mokrasi juga telah mengatur lang­kah dan sistem tersebut. ”Fak­ta sudah menunjukkan alih pimpinan di Provinsi Jateng. Saya sebentar lagi harus meletakkan jabatan itu,” ungkapnya.

Gubernur juga berpesan agar birokrasi tetap menjaga soliditas, kebersamaan, sinkronisasi, dan kebersamaan. Sebab, itulah yang akan menjadi kekuatan utama birokrasi. Dia mengatakan, pihak­nya tidak melakukan pilih kasih dalam mutasi jabatan tersebut. Alih tugas, naik fungsi dan go­longan itu dilakukan atas pertimbangan kinerja PNS yang bersangkutan.

”Bukan karena saya senang dan tidak senang. Jangan pula beranggapan, Pak Gubernur ini mau pindah lalu dipindah semuanya,” tandasnya.

Mutasi ini untuk mengisi keko­songan jabatan karena PNS yang pensiun. Hal ini juga dilakukan melalui pembahasan Badan Per­timbangan Jabatan dan Kepang­katan Jateng. (J17,H68-71)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER