panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Olahraga
04 Juni 2013
Semarang Perkasa di Boyolali
  • Kejurda Gulat Yunior
BOYOLALI - Pegulat-pegulat Kota Semarang tampil perkasa di Boyolali usai menjuarai Kejurda Gulat Yunior yang berlangsung di Kota Susu, 31 Mei-1 Juni. Meraih enam emas dan empat perunggu, raihan tim gulat Kota Lunpia tak mampu disamai 14 kontingen daerah lainnya.

"Ada pergeseran juara umum. Juara bertahan, Demak, dipaksa Kota Semarang untuk turun di peringkat kedua," jelas Ketua Panitia Kejurda, Marsudi, Senin (3/6).

Kabupaten Demak sendiri harus puas sebagai runner-up digelaran yang berlangsung di GOR Boyolali itu. Kota Wali ini mendapat empat medali emas, empat perak dan empat perunggu. Adapun Kabupaten Brebes berada di bawahnya dengan tiga emas, lima perak dan tiga perunggu.

Adapun emas-emas Kota Semarang didominasi pegulat putra mereka yang memborong empat medali diantaranya. Seperti Bayu S (54 kg), Roberto A (63 kg), M Masrokan (74 kg) dan Sulistiono (96 kg). Sisanya dipersembahkan pegulat putrinya.

Tuan Rumah

Lantas bagaimana dengan tuan rumah, Boyolali? Pegulat-pegulat daerah yang berada di lereng Gunung Merapi-Merbabu ini sukses meraih dua emas, satu perak dan dua perunggu, sekaligus menempatkannya di posisi kelima. Bahkan, peringkat Boyolali jauh lebih baik dibanding dua daerah Karisidenan Surakarta lainnya, yaitu Kota Solo diperingkat delapan (3 perak, 2 perunggu) dan Karanganyar (2 perak, 6 perunggu).
"Ini sesuai target awal bahwa minimal anak-anak mampu membawa Boyolali finis di posisi lima besar," ungkap Marsudi.

Pria yang juga Ketua Umum Pengcab PGSI Boyolali ini menambahkan, keberhasilan timnya berada di lima besar tak terlepas dari pengalaman atlet-atletnya yang tampil di Kejurda antarpelajar yang digelar beberapa hari sebelumnya.
"Sebagian besar atlet kami adalah mereka yang meraih medali di kejurda antarpelajar. Di sana kami dapat dua perak dan dua perunggu," tandas dia.

Mempertandingkan delapan kelas putra-putri, kejurda yang menggunakan gulat gaya bebas ini diikuti 15 daerah se Jateng. Kota Tegal dan Banyumas tercatat sebagai daerah yang berada paling bawah klasemen akhir perolehan medali.
Keduanya masing-masing hanya meraih satu perunggu. (K15-70)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER