panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Berita Utama
24 Mei 2013
Siswa SMA 1 Surakarta Masuk Lima Besar Nasional
  • Persentase Kelulusan SMA Turun

JAKARTA - Aditya Agam Nugraha, siswa SMA 1 Surakarta, masuk lima besar peraih nilai Ujian Nasional (UN) tertinggi tingkat nasional. Aditya menempati peringkat kedua dengan nilai 9,78. Posisi pertama diraih Ni Kadek Vani Apriyanti dari SMA 4 Denpasar, Bali dengan nilai 9,87.

Berturut-turut Helena Marthafriska Saragi Napitu dari SMA Methodist 2 Medan, Sumut (9,76). Tahun ini, tiga siswa SMA 4 Denpasar masuk peraih nilai UN tertinggi. Setelah Ni Kadek, selanjutnya Made Hyang Wikananda dengan nilai (9,76), disusul Luh Putu Lindayani nilai 9,76. Kelima siswa-siswi itu diumumkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh, Kamis (23/5).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyebut kekacauan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat di 11 provinsi tidak memengaruhi jadwal pengumuman kelulusan siswa. Pihaknya telah merilis data hasil pelaksanaan UN, dan kelulusan siswa.

Secara persentase, tingkat kelulusan siswa SMA pada tahun ini sedikit mengalami penurunan dibanding dengan tahun sebelumnya. Tahun ini, tingkat kelulusan SMA mencapai angka 99,48 %, sedangkan tahun lalu angka kelulusannya 99,50 %.

SMK Meningkat

’’Tahun ini, jumlah peserta UN untuk tingkat SMA sebanyak 1.581.286 siswa. Angka kelulusannya 1.573.036 siswa atau setara dengan 99,48 persen. Yang tidak lulus 8.250 siswa, hanya 0,25 persen," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, saat jumpa pers pengumuman hasil UN dan kelulusan siswa jenjang SMA sederajat, di Gedung Kemdikbud, kemarin.

Sementara itu, untuk jenjang SMK, persentase kelulusan mengalami peningkatan. Tahun ini, jumlah siswa SMK yang lulus sebanyak 1.105.593 siswa (99,95 %). Adapun jumlah peserta UN jenjang SMK tahun ini sebanyak 1.106.140 siswa.

"Tahun lalu, persentase kelulusan SMK 99,72 persen, tahun ini naik menjadi 99,95 persen. Sedangkan yang tidak lulus 601 siswa, atau 0,05 persen,’’ sebut Mendikbud.

Meski demikian, pihaknya mengatakan, terdapat 24 sekolah yang 100 persen siswanya tidak lulus, dengan total 899 siswa. "Sekolah yang tingkat kelulusannya 100 % ada 15.476 sekolah, jumlah siswanya 1.334.935 orang," ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya akan melakukan intervensi kepada sekolah-sekolah yang dinilai masih berada di bawah rata-rata nasional. Lebih lanjut dirinya menegaskan, kekacauan pelaksanaan UN di sejumlah daerah terbukti tidak mengganggu proses penyelenggaraan UN secara keseluruhan. Sementara itu, anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Jemari Mardapi mengatakan, setiap tahun UN harus tetap dilakukan, untuk mengukur kompetensi lulusan. Hal itu juga dapat dijadikan dasar pemerintah untuk terus melakukan pelatihan kepada para tenaga pendidik.(K32-90)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER