panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Berita Utama
23 Mei 2013
Juni, Harga BBM Naik

JAKARTA - Pemerintah me­mastikan, Juni harga ba­han ba­kar minyak (BBM) su­dah naik. Hal itu diungkapkan Menteri Ke­uangan Mu­ham­mad Chatib Ba­sri di ge­dung DPR, Rabu (22/5).

Harga premium naik Rp 2.000 dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.000 per liter. Demikian juga dengan so­lar naik Rp 1.000 dari Rp 4.500 menjadi Rp 5.500 per liter. ”Tanggal ke­­pastiannya menjadi hak pre­­rogatif Presiden,” ung­kap­nya.

Meskipun mengalami ke­naikan harga, volume kuota BBM tetap akan direvisi. Revisi kuota BBM dari 46 juta kilo liter menjadi 48 juta kilo liter. Chatib mengatakan, harga BBM jenis premium naik Rp2.000 dan solar Rp1.000.

Asumsi kenaikan harga BBM bersubsidi supaya subsidi energi tidak mengurangi ang­garan. Hampir dipastikan subsidi BBM mencapai Rp 200 triliun per tahun.

Lebih lanjut Chatib me­nga­takan, apabila harga BBM ber­subsidi tidak naik ma­ka ber­dampak terhadap fis­kal. Hal itu dapat membuat te­kanan defisit dan pembia­yaan naik. Pemerintah pun kini mengubah target defisit ke­uangan negara dari hanya 1,65 persen menjadi 2,48 persen.

Besaran defisit tersebut lebih ren­dah dari prediksi pe­merintah yang semula memprediksi de­fisit bisa mencapai 3,83 persen. Level ini meru­pakan defisit tertinggi jika kondisi global se­makin memburuk dan berimbas ke perekonomian nasional.

Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati menambah­kan, sampai sekarang ini pemerintah masih menunggu persetujuan APBN Perubahan 2013.  

Kemarin, pemerintah telah mengajukan RAPBN Perubahan 2013 kepada DPR. Selain me­ngajukan perubahan asumsi ma­kro, pembahasan APBNP juga akan mengesahkan ang­gar­an kompensasi kenaikan har­ga BBM bersubsidi untuk rak­yat miskin. Berdasarkan jadwal, realisasi kenaikan harga BBM bisa dilaksanakan pada bulan Juni.

Ketua Badan Anggaran DPR, Ahmadi Noor Supit menjelaskan, rapat kerja antara peme­rin­tah dengan Banggar pada hari ini (kemarin) untuk membentuk tiga panitia kerja (panja) dan tim perumus perubahan APBN 2013. Kemudian pada tanggal 23 sampai 29 Mei adalah rapat kerja pemerintah dengan Komisi terkait untuk membahas perubahan asumsi dasar makro dan perubahan RKA/KL tahun 2013.

Setelah pembahasan de­ngan komisi terkait selesai, pe­merintah kembali melakukan rapat kerja dengan Banggar pa­da 3 Juni. Setelah itu, akan ada kembali rapat dengan masing-masing panja. Pada 14 Juni dijadwalkan pemerintah bersa­ma Banggar kembali melakukan rapat kerja.

”Tanggal 17 Juni semoga bisa tercapai, RAPBNP 2013 di­sahkan dalam sidang paripurna,” kata Ahmadi. Setelah APBNP 2013 disahkan, maka ke­bijakan kenaikan harga BBM bisa dilakukan.

Jangka Pendek

Di sisi lain, imbas dari kenaik­an harga BBM bersubsidi telah dialokasikan anggaran Rp 12,5 triliun untuk program penanggulangan kemiskinan dan pemba­ngunan infrastruktur dasar.

Chatib menguraikan telah disiapkan program jangka pendek maupun jangka panjang. Adapun kebijakan yang ditempuh yakni melalui program percepatan dan perluasan perlindungan sosial (P4S) dengan meningkatkan anggaran untuk program beras miskin (raskin) sebesar Rp 4,3 triliun, tambahan Beasiswa Siswa Miskin, termasuk bidik misi sebesar Rp 7,5 triliun, dan tambahan anggaran untuk program keluarga harapan (PKH) sebesar Rp 700 miliar.

Selain itu, menurut dia, pe­me­rintah juga telah meng­anggar­­kan program bantuan lang­sung sementara masya­rakat (BLSM) sebesar Rp 11,6 triliun, serta menambahkan anggaran untuk infrastruktur dasar, seperti irigasi dan air bersih sebesar Rp 6 triliun.

”BLSM ini memang sifatnya sementara karena ketika ada kenaikan harga dan program lain belum sempat kerja, dana tersebut dapat langsung dipergunakan masyarakat untuk me­me­nuhi kebutuhannya,” ujar Chatib

Sebelumnya, Menteri Pe­ren­canaan dan Pem­bangunan Nasional (PPN), Armida Alisja­habana menjelaskan, penam­bah­an penyaluran raskin dari sebe­lumnya 15 kg per keluarga menjadi 30 kg akan dilaksana­kan pada tiga bulan pertama pelaksanaan kenaikan harga BBM, yakni Juni, Juli, dan Agus­tus. Sedangkan BLSM, menurut dia, akan disalurkan sebanyak 5 kali, yakni pada Juni dan Juli se­ba­nyak 3 kali sebesar Rp 150.000 per rumah tangga mis­kin, serta pada September seba­nyak dua kali.

 ”Semuanya akan di­salurkan ke 15,5 juta rumah tangga dengan status ekonomi terendah,” jelas dia.

Penyesuaian dampak BBM akan membuat angka kemiskinan sepanjang tahun ini berada pada kisaran 11,85% sampai 12,1% jika tidak dilakukan program apa pun.

Namun, menurut dia, de­ngan program P4S dan infastruktur da­sar, maka tingkat ke­mis­kinan pa­da tahun ini tetap akan berada pa­da kisaran 9,5%-10,5% atau sa­ma seperti target kemiskinan da­lam APBN 2013.(J10,ant,dtc-90)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER