panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Kedu
23 Mei 2013
Orasi Mega Berbuntut Panjang
Tiga Cabup Bawa ke Jalur Hukum
TEMANGGUNG - Orasi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, yang mengampanyekan pasangan calon bupati wakil bupati Temanggung, Bambang-Irawan pada kampanye calon gubernur Jateng Ganjar-Heru di Lapangan Gondangwinangung, Ngadirejo, Selasa (21/5) berbuntut panjang.

Tiga pasangan bupati lainnya, Budiarto-Dedi, Fuad-Andoyo, dan Anif Punto-Budidoyo, merasa keberatan. Ketiga pasangan lantas, mengadakan pertemuan dan membuat surat keberatan yang dilayangkan kepada Panwas Kabupaten.

“Sejujurnya kecewa, dan kami berkumpul (tiga pasangan calon), untuk menentukan bagaimana langkahnya untuk protes pada KPU dan Panwas. Itu kan kampanye gubernur, tapi ada kampanye kandidat lain (calon bupati-wakil bupati). Padahal untuk bupati hari Senin (20/5) sudah closing,”ujar calon bupati Budiarto, Selasa (21/5) malam.
 
Dikatakan Budiarto, ketiga pasangan cabup akan membawa masalah tersebut ke jalur hukum. Ketiga pasangan calon sendiri telah bertemu dan membahas masalah itu sebelum acara debat kandidat di Gedung Graha Bhumi Phala Selasa (21/5) malam.

Cabup Fuad Hidayat menuturkan, hanya menginginkan Pilkada Temanggung yang aman, jujur, bersih rasional, fair, dan tidak terlalu banyak pelanggaran.
Cabup Budidoyo mengutarakan hal senada. Dia berharap pilkada sukses tanpa ekses bisa benar-benar dilaksanakan, bukan hanya sekadar slogan belaka.

Sementara itu, cabup Bambang Sukarno ketika dikonfirmasi soal keberatan tiga pasangan calon lain atas orasi Megawati yang mengampanyekan dirinya, pada kampanye gubernur, enggan mengomentari.
Anggota Bawaslu Jateng Teguh Purnomo membenarkan dari pengawasannya saat kampanye Cagub Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko memang menemukan pelanggaran.

“Bu Mega menyebut atau mengampanyekan pasangan cabup Temanggung nomor urut 3. Padahal kampanyenya untuk pilgub bukan pilbup. Pelanggarannya termasuk pelanggaran admnistratif,”katanya.

Ketua KPU Temanggung Sujatmiko menjelaskan, terkait adanya surat keberatan merupakan hak pasangan cabup. Dia sudah menerima rumusan pelanggaran administrasi atas kampanye bupati yang menumpang pada kampanye gubernur. Namun, dia menyayangkan karena Panwaslu tidak melampirkan barang bukti dan hanya pernyataan saja.

“Kami sudah menerima surat adanya pelanggaran jurkamnas dari Panwas pukul 19.30. Tapi karena tidak ada barang buktinya maka kami belum bisa mengkaji laporan Panwaslu tanpa adanya barang bukti,”terangnya.(K41-45,88) 

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER