panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Solo Metro
13 Mei 2013
Truk Masuk Jurang, Dua Meninggal
KARANGANYAR - Sebuah truk bermuatan kain MMT untuk mencetak baliho, jatuh ke jurang sedalam sekitar 30 meter di Desa Blumbang, Tawangmangu. Sopir dan kenek tewas seketika tergencet bodi truk yang hancur.

Kasat Lantas Polres Karanganyar AKP Suwarsi di lokasi kecelakaan menerangkan, korban adalah sopir Anto (41) warga Putat Gede, Surabaya, dan kenek truk Nanang Budiyanto (36) warga Desa Kraton, Maospati, Kabupaten Magetan. Keduanya luka sangat parah dan meninggal di lokasi kejadian.

Penyebab kecelakaan dimungkinkan karena sopir mengantuk. Selain itu dia tidak menguasai medan karena baru sekali itu lewat di jalur Magetan-Tawangmangu. Salah seorang keluarga korban, Nike, yang datang mengakui sebelum berangkat sempat menelepon kakaknya yang mengatakan akan ke Solo melalui jalur Sarangan.

’’Saya sempat kaget ketika menelepon kakak saya, dijawab kalau dalam perjalanan mengirim MMT ke Solo lewat Sarangan-Tawangmangu-Solo. Soalnya keduanya biasa lewat jalur Ngawi-Sragen-Solo. Ternyata sekali itu lewat dan terjadi kecelakaan,’’ kata Nike.

Kasat Lantas mengatakan pihaknya juga tidak menemukan adanya bekas rem sama sekali. Itu memperkuat dugaan mengantuk, karena truk memang langsung nyelonong ke jurang, yang mestinya mengikuti jalur yang membelok tajam serta menurun di lokasi tersebut.

’’Lokasi jalan memang menikung dan menurun. Namun karena mengantuk, maka truk terus lurus masuk ke jurang. Padahal sebetulnya persis di lokasi kejadian itu ada rambu terpasang yang meperingatkan jalan menikung tajam,’’ kata Warsi.

Saksi Sudarto, warga setempat mengatakan, sekitar pukul 01.30 dini hari, warga mendengar ada suara dentuman sangat keras. Warga menduga ada tanah longsor karena saat itu cuaca gerimis sejak menjelang malam.
’’Karena kondisinya gelap, maka warga yang memang biasa mendengar suara seperti itu mendiamkan saja. Baru usai shubuh, salah seorang warga menengok ke lokasi kejadian, ternyata ada truk masuk jurang,’’ kata dia.

Warga kemudian melaporkan ke Polsek Tawangmangu, dan tak berapa lama petugas dari Polsek dan Sat Lantas datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Namun proses evakuasi tidak mudah, karena untuk turun ke lokasi kejadian, kondisi jalan sangat licin dan dalam. Petugas harus ekstra hati-hati menuruni lokasi.

Hancur

Kondisi truk bernomor N-9052-UF sangat mengenaskan, hancur dan posisi terbalik rodanya di atas, serta bagian depan hancur. Diduga nyungsep dan kemudian terbalik. Sopir terjepit sehingga harus ekstra hati-hati saat dikeluarkan dari ruang kemudi. Adapun kenek Nanang terlempar ke luar dengan luka sangat parah di punggung dan kepala.

Keduanya langsung dibawa ke puskesmas untuk diautopsi dan kemudian diserahkan kepada keluarganya yang saat itu datang dari Magetan dan juga Surabaya. Jenazah dibawa dengan ambulans ke rumah duka untuk dimakamkan.
Menjawab pertanyaan apakah perlu penambahan rambu ataupun lampu penerang jalan, Kasat Lantas mengatakan untuk rambu lalu lintas sebetulnya sudah cukup. Karena itu tidak perlu ada penambahan. Kalau ada, mungkin sekadar penegasan lagi di lokasi yang lebih kelihatan.

’’Hanya saja untuk penerang jalan, memang belum memungkinkan anggarannya. Jangankan di puncak Tawangmangu, di kota saja lokasi yang masih memerlukan penerangan jalan masih cukup banyak. Jadi yang harus dilakukan hati-hati saja saat melintas di puncak lawu itu,’’ kata dia.(an-50,15)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER