panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Wacana
11 Mei 2013
SURAT PEMBACA
Panitia Lomba Kreasi Musik Islami Tak Adil
Pada Jumat, 12 April 2013, di pelataran Masjid Agung Jawa Tengah tepatnya di Gerbang Al Qonatir, diselenggarakan lomba kreasi musik Islami. Acara tersebut diadakan oleh Remaja Islam Mas-jid Agung Jawa Tengah (Risma JT).

Saya selaku pimpinan kelompok AlíAsyir, tampil pada nomor undian 2, tidak bisa menerima hasil lomba, karena panitia kami nilai tidak konsisten. Pertama, panitia menyebutkan dalam surat dan spanduk bahwa peserta adalah pelajar. Namun pada praktiknya panitia menerima peserta selain pelajar. Kedua, waktu pelaksanaan yang semula jam 07.00 menjadi 07.50.

Ketiga, dalam jadwal acara disebutkan akan disiarkan  oleh Cakra Semarang TV dan TV One. Namun sampai acara lomba selesai tidak ada kru TV yang disebutkan.

Keempat, polling dukungan dilakukan dengan cara membeli stiker Risma lalu ditempelkan pada papan dukungan. Hal ini yang membuat kami tidak bisa menerima hasil lomba. Kami merasa diperlakukan tidak adil. Sebelum lomba dimulai, pukul 07.30 kami serombongan dan suporter ingin membeli stiker polling. Oleh panitia kami diminta membeli stiker pada pukul 08.30.

Setelah itu kami konsentrasi untuk tampil karena dapat giliran nomor undian 2. Pada pukul 08.00 kami tampil selama 10 menit. Selesai tampil, setelah beres-beres peralatan, kami mendatangi meja panitia lagi untuk membeli stiker polling. Waktu itu pukul 08.15. Panitia yang bertugas mengatakan stiker polling sudah habis.

Kami terkejut dan tidak habis pikir. Sebelum tampil, ketika kami hendak membeli stiker, diminta membeli pukul 08.30. Waktu itu baru pukul 08.15-an stiker sudah habis. Ternyata selama kami tampil, panitia sudah menjual stiker polling. Kami sempat bertanya dan sedikit protes. Pada saat itu panitia yang ada tidak bisa menjawab pertanyaan kami?

Pada saat yang sama tim sepak bola sekolah kami sedang final dalam Lipio di stadion Citarum. Karena tidak ingin melewatkan mendukung tim sekolah, kami segera bergegas dari lokasi lomba di MAJT. Kurang lebih 2 jam me-ninggalkan lokasi lomba di MAJT. Kami datang lagi ke lokasi dan terlihat 2 peserta penampil terakhir.

Kami kembali terkejutnya, ternyata stiker polling yang tadinya habis, panitia menjual kertas label untuk alamat yang distempel sebagai ganti stiker polling asli. Inilah ujud ketidakadilan yang kami terima.

Ketika kami dan suporter ingin membeli stiker polling, kami diminta menunggu. Saat kami tampil ternyata stiker polling dijual oleh panitia. Saat kami ingin membeli kedua kalinya, stiker sudah habis. Pada saat kami pergi, panitia mengganti stiker polling dengan label. Di akhir lomba, walau menurut penilaian juri kami sebagai penampil terbaik kedua, tetapi karena kalah dalam pengumpulan polling, akhirnya terpental.

Saya telah melayangkan protes secara lisan kepada panitia, tetapi tidak ada tanggapan. Ketua panitia hanya mengiyakan dan meng-iyakan. Tetapi nyatanya hasil lomba tetap seperti semula. Melalui surat pembaca ini saya selaku pimpinan grup menyatakan tidak terima diperlakukan tidak adil. Buntut ketidakadilan ini menyebabkan kami harus kalah.

Abdul Azis
Karang RT 09 RW 05
Kangkung, Mranggen
Demak

Tanggapan PO Nusantara

Menanggapi surat pembaca ‘’Ditelantarkan PO Nusantara’’ yang ditulis Ibu Christina Eti Hernawati, 6 Mei 2013, kami manajemen PO Nusantara meminta maaf atas ketidaknyamanan Ibu. Kami sudah mengonfirmasi ke agen Dokter Cipto, agen Sukun dan agen Bawen, bahwa permasalahan sudah diselesaikan oleh agen perwakilan PO Nusantara di Jl Dokter Cipto dengan menghubungi langsung yang bersangkutan. Kami akan mengevaluasi kembali dan berusaha memperbaiki pelayanan kami ke depan. Demikian surat tanggapan dari kami, atas perhatiannya kami sampaikan terima kasih.

Salam
Manajemen PO Nusantara
Jl Raya Kudus-Demak Km 05
Karanganyar Demak

* * *

Ditemukan Dompet Berisi Surat Penting

Telah ditemukan dompet warna hitam berisi surat penting, antara lain STNK, KTP, SIM C atas nama Ari Widiyanti dengan alamat Dukuh Kedungpani RT/RW 001/011, Kelurahan Ngaliyan, Kecamatan Ngaliyan, Semarang. Bagi yang merasa kehilangan bisa megambil di rumah, menghubungi telepon 085225437073.

Suprianto
Jl Jatisari Indah II Blok C4/17
BSB Mijen, Semarang

* * *

Kehilangan 3 Kodi Jilbab

Para pembaca yang budiman, saya kehilangan (terjatuh dari motor) kurang lebih tiga kodi jilbab paris polos dalam kantung plastik hitam besar, saat perjalanan berangkat dari rumah ke tempat kerja, pada Senin, 29 April 2013, sekitar pukul 07.00. Kemungkinan jatuh di sepanjang jalan Papandayan-Kelud-Tumpang-Gajahmungkur-S Parman (depan SPBU Gajahmungkur)-Sumbing-Veteran-Kiai Saleh. Bagi yang menemukan, saya harap dengan sangat untuk dikembalikan. Terima kasih.

Agustin Budi K
Jl Bukit Unggul I No 27
Semarang 085641234292

* * *

USM Butuh Zebra Cross

Membaca Harian Suara Merdeka mengenai kecelakaan di depan kampus USM, sebagai warga negara Indonesia saya ikut prihatin dan berbela sungkawa. Lalu Iintas di sekitar kampus perlu didukung rambu lalu lintas, untuk memperkecil dampak negatif kecelakaan.

Saya mengusulkan untuk pemasangan rambu laiu-lintas berupa traffic light di persimpangan sebelum kampus USM, zebra cross di depan kampus untuk penyeberang mahasiswa dipasang rambu lalu lintas bertuliskan ”kurangi kecepatan”. Perlu pula ada kerja sama dengan polisi lalu lintas dan kampus USM untuk pelaksanaan. Tidak ada salahnya jika mencontoh rambu lalu lintas di depan kampus Unissula yang juga jalur sibuk kendaraan. Semoga bermanfaat.

Barata Agung Sridadi
Jl Wolter Monginsidi No 38
Semarang 50117

* * *

Temu Kangen Alumni Akademi Farming 1983

Mohon kehadiran teman-teman alumni Akfarm angkatan 1983, Sabtu, 25 Mei 2013 pukul 10.00, di tempat Bp Heri/Ibu Ofif (Guci Tegal) dengan acara silaturahmi angkatan 1983. Kontak person Daryoso 0811298808, Rina DH 081228672025, Priyo 082133549497, Herry 0824138626234, Wilujeng 085290768145, Widi 085799652442.

Daryoso
Koordinator

* * *

Sertifikat Pengesahan Belum Diberikan

Pada September 2012, saya atas nama perusahaan PT Samwon Busana Indonesia melakukan pembelian ‘’air receiver tank’’ dari CV Utama Teknik, yang beralamat di Jl KH Agus Salim, Semarang. Berdasar kesepakatan, harga yang disepakati termasuk dengan sertifikat pengesahan dari Disnaker. Namun sampai surat ini saya tulis, sekitar tujuh bulan dari waktu pembelian, pihak CV Utama Teknik belum juga mengirimkan surat tersebut. Padahal saya sering mengajukan permohonan surat semacam itu untuk mesin-mesin kami yang lain, prosesnya tidak sampai dua minggu.

Taufan Adi
Chief HR & GA
PT Samwon Busana Indonesia
024-7627479/80/81/82 Fax 024-7627485

* * *

Usul Praktis untuk PMI

Kutipan berikut terjadi di tahun 2012 lalu dan dikatakan Bapak JK, Ketum PMI. ”PMI memang sering mengalami defisit persediaan darah, terutama di bulan Ramadhan dan setelah Lebaran. Menurut data PMI, cadangan darah nasional sekitar 2,2 juta kantong, masih defisit cukup besar dari standard WHO yang 4,8 juta kantong per tahun. Realita, PMI melakukan berbagai aksi di bulan suci ini, karena jelas di banyak daerah defisit darah ini merupakan masalah kronis, iebih-lebih minggu ketiga Puasa sampai seminggu pasca-Lebaran.”
PMI, sebagai lembaga kemanusiaan, dengan puluhan ribu anggota pengurus yang tersebar di pusat, provinsi, kabupaten/kota, bahkan kecamatan se tanah air, tentu amat sibuk dengan kegiatan operasional yang rata-rata 24 jam sehari, 7 hari seminggu, termasuk perannya yang luar biasa saat terjadi bencana.

Sebagai anggota DDS (donor darah sukarela) PMI sejak era 1985 (sampai kini tercatat donor 53 kali), saya usulkan langkah jangka pendek sebagai berikut: PMI membuka diri jemput bola untuk pelayanan donor darah pada berbagai aktivitas masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan 2013 ini, dengan menyebarkan informasi ke masyarakat lewat brosur, pamflet dan lainnya, yang intinya PMI bersedia mendatangi masyarakat yang ingin donor darah.
Misalnya saat buka puasa bersama, baik di mesjid, maupun di pusat kuliner, minimal yang dihadiri 100 orang, atau tempat lain. Secara medis, DDS saat Ramadhan tak berbeda dari bulan biasa, tak ada efek samping yang membahayakan.

Setiap pengurus tingkat kabupaten/kota, bahkan kecamatan, agaknya amat baik jika mendirikan pos simpatik mudik Lebaran 2013 ini. Misalnya ditetapkan H-7 sampai H+5 Lebaran di tempat-tempat strategis arus mudik di wilayah kerja masing-masing cabang. Tiap pos dilengkapi pelayanan gratis pengobatan di ”rest area”, P3K lengkap, dan juga donor darah. Secara teknis, saya pikir mudah dilaksanakan.

Sudah waktunya mengimbau setiap peminta darah agar mau ”mengganti” darah yang dipakai (keluarga pasien tentunya), minimal sesuai jumlah kantong darah yang dibutuhkan. Misalnya perlu dua kantong darah, maka keluarga pasien wajib menyediakan donor dua orang. Masyarakat mengira mereka membeli darah, padahal yang mereka bayar adalah biaya kantong darah dan proses skrining darah.

Secara tidak langsung, langkah PMI ini dapat juga diterapkan keseharian, tidak hanya di bulan Ramadhan. Imbauan ini saya pikir tak melanggar azas dasar PMI, yakni kemanusiaan. Juga dapat dibudayakan dengan iklan layanan masyarakat di semua media cetak dan elektronik. Semoga permasalahan defisit darah dapat diminimalisasi di tahun 2013 ini.

Donor sejati tentu tak mengharapkan imbalan materi, namun agaknya bijaksana jika donor di bulan suci tahun 2013 ini, PMI (dengan cabang-cabangnya) memberikan souvenir khusus bagi pendonor, mungkin kaos PMI, gantungan kunci, atau mug berlogo PMI dan lainnya. Saya pikir banyak dermawan bersedia jadi donatur sebagai penutup biaya yang diperlukan, tanpa melanggar independensi PMI.

Dr AG Paulus
Kepala ITD RS Margono Soekarjo
Berkoh Indah Blok Ell/282
Purwokerto 53146
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER