panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Pendidikan
04 April 2013
Unnes Penyelenggara Pertama IATIS Regional Workshop

SEMARANG- Regional workshop The International Association for Translation and Intercultural Studies (IATIS) kali pertama  digelar Unnes di Hotel Pandanaran Semarang, baru-baru ini. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), sekaligus merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis Ke-48.

Dr Issy Yuliasri MPd, ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris FBS menyatakan, IATIS merupakan asosiasi para pakar, akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang penerjemahan dan kajian antarbudaya. Nama-nama besar studi di bidang itu seperti Prof Dr Dr hc Juliane House, Prof Mona Baker, Prof John Milton, dan Prof Jeremy Munday berada di jajaran pimpinan dan pengurus.

Asosiasi tersebut, menurut dia, menyelenggarakan konferensi setiap tiga tahun di negara yang berbeda-beda. Dan, penyelenggaranya adalah universitas-universitas ternama. ”Konferensi sebelumnya pada Juli 2012 diselenggarakan oleh Queen’s University di Belfast, Irlandia Utara, Inggris. Untuk 2015 rencananya akan diadakan di Brazil,” katanya.

Adapun IATIS Regional Workshop merupakan agenda baru sebagai forum ilmiah bagi akademisi dan praktisi di bidang penerjemahan dan studi antarbudaya. Dalam kegiatan itu mereka bertemu, berbagi hasil penelitian, dan menjalin link secara intensif dalam lingkup regional.

”Unnes mendapat kehormatan menjadi penyelenggara event bergengsi ini untuk kali pertama,” kata Issy.

Sebagai inisiator acara di Indonesia, sekaligus ketua panitia penyelenggara, Issy Yuliasri mengungkapkan, butuh waktu 16 bulan untuk persiapan, mulai dari korespondensi sampai terlaksananya program itu. Meski dimaksudkan untuk kawasan Asia-Pasifik dan sekitarnya, event itu dihadiri pula pembicara dan peserta dari luar wilayah tersebut.

”Event ini diikuti sekitar 100 peserta  dari 11 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Taiwan, Jepang, Australia, Inggris, Jerman, Brazil, Afrika Selatan, Saudi Arabia, dan Kuwait,” katanya.

Embrio

Keynote speakers dalam acara tersebut adalah Dr Sebnem Susam-Saraeva dari University of Edinburgh dan Dr Carol O’ Sullivan dari University of Portsmouth, Inggris.

Acara dibuka oleh Drs Ahmad Sofwan PhD dan diisi sambutan Presiden IATIS Prof Dr Dr hc Juliane House dari Hamburg University, Jerman.

Juliane House menyatakan, penyelenggaraan kegiatan oleh Unnes berlangsung sangat baik. ”Well-organized dan bisa menjadi pilot bagi penyelenggaraan IATIS Regional Workshop berikutnya di negara dan wilayah lain,” kata Juliane House.

Selain bernuansa akademis seperti sesi keynote speech, presentasi paralel, dan diskusi panel, diselenggarakan pula acara bernuansa sosial budaya, seperti city tour, dinner and cultural night bertema ”Conserving the Diversity of Indonesian Cultures” yang menampilkan beragam tarian daerah. Tarian itu diusung mahasiswa jurusan Sendratasik dengan koordinator Dra Veronika Eny Iryanti MPd.

Issy Yuliasri berharap acara tersebut bisa menjadi embrio bagi penyelenggaraan program studi S-2 Kajian Penerjemahan di Unnes. Kegiatan itu berlangsung tiga hari, didukung jajaran pimpinan seperti Rektor Unnes Prof Dr Sudijono Sastroatmodjo MSi melalui Pembantu Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan Dekan FBS Prof Dr Agus Nuryatin MHum. (D7-37)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER