panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Wacana
28 Maret 2013
Surat Pembaca
Pelayanan Samsat Kota Pekalongan Memuaskan
Awalnya saya enggan mengurus perpanjangan pajak maupun balik nama kendaraan bermotor. Dalam anganku situasi di lokasi semerawut, banyak orang "bermuka manis" menawarkan bantuan dan aparat ''sok''. Eh..., ternyata bertolak belakang dengan realita.

Suasana tertib, tidak ditemukan penawar bantuan. Aparat yang menangani berlaku/bersikap wajar. Proses penyelesaian betul-betul terukur dan cepat. Biaya yang harus dibayar transparan. Semua pengeluaran bisa dipertanggungjawabkan. Tapi seperti kata pepatah, tiada gading yang tak retak.

Contoh, bila akan balik nama/mutasi harus menunjukkan/menyerahkan BPKB di luar Kantor Samsat yang letaknya cukup jauh. Akan lebih efektif bila dijadikan satu atap. Tenaga dan biaya bisa lebih irit. Guna mendapatkan predikat "unggulan dalam pelayanan" penyatuan unit perlu mendapat perhatian. Terima kasih Samsat.

Rico M. Room
Jl Permai 180, Bina Griya Indah, Pekalongan

* * *
Saatnya Semarang Punya
Taman Lalu Lintas

Mencermati berita Suara Merdeka, 20 Februari 2013, tentang ''Semarang Belum Memilik Taman Lalu Lintas'', perlu kita apresiasi, sebab Semarang adalah Ibu Kota Jawa Tengah. Apalagi ungkapan itu disampaikan Kasatlantas  Polres Semarang, AKBP Faisal.
Kalau kita kaitkan dengan informasi mengenai pembangunan taman fokus ke derah-daerah pinggiran, antara lain taman Tirto Agung Banyumanik, di Kecamatan Ngaliyan, Tlogosari, dan lain-lainnya, rencana tersebut sangat bagus dalam rangka pemerataan penghijauan.
Seperti yang pernah ditulis melalui Surat Pembaca, 4 Oktober 2009, tentang saatnya Semarang memiliki taman lau lintas yang penulisannya terinspirasi ketika ada pengenalan rambu-rambu lalu lintas sejak dini, layak diberikan pada anak-anak tingkat PAUD, TK dan SD.
Pengenalan rambu tersebut disampaikan oleh Bapak Kompol Sugiyanto bersama Polwan Ditlantas Polda Jateng di hadapan anak-anak SD Gayamsari 34 Semarang, dalam acara ''Polisi Sahabat Anak''. Untuk rencana pembangunan taman, bagaimana kalau kita fokuskan pada pembangunan taman lalu lintas, jadi ada muatan pembelajaran sejak dini.
Dalam upaya menumbuhkan pemahaman dan kesadaran serta ketaatan pada peraturan lalu-lintas, maka ada baiknya Pemkot Semarang melalui Dinas Perhubungan membangun taman lalu lintas seperti di Kota Bandung dan Sragen.
Mengapa perlu taman lalu lintas untuk anak-anak ? Taman itu merupakan study action plan bagi anak-anak dalam rangka pembekalan dalam aspek pendidikan dini. Tujuannya supaya memiliki kesadaran dan peningkatan pemahaman berlalu lintas, sekaligus sebagai sarana pembelajaran di usia dini dan pembekalan pendidikan karakter mereka kelak setelah dewasa. Mereka dapat menjadi pengguna jalan yang taat lalu lintas dan sopan. Kendaraan yang harus disiapkan antara lain sepeda, sepeda motor kecil, mobil-mobilan dan sebagainya yang dipandu petugas sepeda polisi maupun Polwan.
Perlu kita sadari bersama bahwa anak-anak usia dini adalah aset bangsa dan negara pada masa-masa yang akan datang.

Sri Murni Rahayu
Pensiunan Dosen Kopertis VI
Jl Meranti Barat 02/04 Srondol Wetan,
Banyumanik Semarang
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER