panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Berita Utama
21 Maret 2013
Tersangka Didampingi Penasihat Hukum
  • Tewasnya Anggota Kopassus

YOGYAKARTA - Jajaran Polda DIY masih terus mengembangkan penyelidikan kasus tewasnya anggota Kopassus Grup II, Kandang Menjangan, Kartasura, Sertu Santoso. Dari pendalaman di tempat kejadian perkara (TKP) di Hugo’s Cafe, di kawasan Jl Laksda Adisucipto, Km 8 Yogyakarta, kemarin (20/3) siang, tim Sub Direktorat Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum menemukan beberapa hal baru. Namun demikian jumlah tersangka pelaku masih tetap empat orang.

Di antara hal baru yang ditemukan adalah pecahan botol minuman keras (miras) yang digunakan untuk memukul korban. Sedangkan dari rekaman CCTV yang ada di dalam kafe, petugas menemukan sekitar tujuh orang perempuan dan laki-laki, yang berada di TKP. ’’Dalam waktu dekat mereka akan dimintai keterangan,’’ ujar Ka Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda DIY, AKBP Drs Djuhandani. Petugas sudah mengirimkan beberapa barang bukti ke Labfor Akpol di Semarang untuk kepentingan pemeriksaan perkara.

Olah TKP

Dia belum mau menjelaskan siapa saja ketujuh orang yang bakal dimintai keterangan sebagai saksi itu. ’’Yang jelas dua di antaranya adalah seorang yang mengetahui kejadian sejak awal dan Satpam yang membawa korban dari tempat kejadian ke luar kafe yang terletak di kawasan depan Hotel Sheraton Mustika itu.

Dari olah TKP dan rekaman gambar CCTV pada kejadian Selasa dini hari lalu (SM, 20/3), petugas sudah mendapat gambaran jelas tentang kejadian. Dikatakan, kejadian berawal dari cek-cok mulut antara kelompok tersangka (Dicky) dengan korban dan seorang lain yang diperkirakan temannya.

Penganiayaan dilanjutkan oleh tersangka Ali (29) dengan mengayunkan botol miras hingga pecah ke kepala korban. Direktur Reskrim Umum (Direskrimum) Polda DIY, Kombes Drs Kris Erlangga Wijaya, kemarin, membenarkan sudah ada penasihat hukum yang mendampingi ke empat tersangka. Mereka dari kantor Pusat Bantuan Hukum Jogjakarta (PBHJ), masing-masing adalah Wandy Marseli SH, Rio Ramabaskara SH, Nanang SH, Muhammad Yusuf SH dan Burhan Akbar Fasya SH.  (P58-90)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER