panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Berita Utama
02 Maret 2013
suporter Bentrok, Belasan Luka Berat
image

PEKALONGAN - Laga lanjutan Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia Grup II antara tuan rumah Persip Pekalongan melawan PSIS Semarang yang berlangsung kemarin sore diwarnai aksi lempar antarpendukung kedua tim.

Belasan penonton kedua tim yang terlibat tawuran mengalami luka-luka cukup berat. Kemudian oleh petugas dari panitia pertandingan langsung dibawa ke sejumlah rumah sakit yang ada di Kota Batik untuk mendapatkan perawatan.

Insiden itu mulai terjadi tak lama setelah pertandingan babak pertama usai. Entah kenapa, suporter Snex asal Semarang yang berada di tribun utara ribut dengan pendukung tim Laskar Kalong yang berada di tribun utara sebelah timur.

Mereka saling melempar barang-barang yang bisa digunakan untuk menyerang masing-masing kubu. Melihat kejadian tersebut, jajaran keamanan yang terdiri dari Polres Pekalongan Kota yang dibantu Brimob dan Satpol PP langsung bertindak. Mereka langsung menenangkan kedua suporter yang sedang emosi.

Pemandangan serupa ternyata merembet di tribun selatan, di mana suporter Panser Biru saling lempar dengan penonton yang ada di tribun selatan sebelah timur. Akibatnya, petugas keamanan kembali memerintahkan anggotanya masing-masing untuk mengamankan di tribun tersebut. Mereka langsung menyekat kedua kubu dan meminta untuk tetap tenang.

Memasuki babak kedua, kedua suporter yang sedang berseteru terlihat tenang. Mereka kembali memberikan dukungan sepenuhnya kepada tim kesayangannya masing-masing.

Menjelang menit akhir babak kedua, tuan rumah mendapatkan hadiah tendangan pinalti karena pemainnya dilanggar di kotak terlarang. Kapten tim Laskar Kalong, Patricio Jimenez memanfaatkannya dengan baik dan skor pun berubah menjadi 1-1.
Tak lama setelah gol balasan tersebut, kedua suporter lagi-lagi terlibat gesekan yakni melakukan aksi lempar melempar.

Kapolres Prihatin

Meski pertandingan babak kedua sudah berakhir, suasana di kedua tribun masih tegang. Namun demikian, petugas keamanan meminta kepada suporter Semarang, baik Snex maupun Panser Biru tetap tenang dan tidak membuat suasana menjadi memanas. Setelah itu, mereka diminta berkumpul dan menunggu sementara di lapangan.
Begitu suasana cukup terkendali, petugas meminta pendukung tim tamu keluar dari lapangan. Kemudian kembali berkumpul di kawasan Stadion Kota Batik sambil menunggu penonton tuan rumah pulang ke rumahnya masing-masing.

Sekitar pukul 18.00 WIB, petugas mengevakuasi mereka untuk mengambil sepeda motor yang diparkir di depan stadion. Demikian juga yang datang ke Kota Batik naik truk, saat perjalanan pulang ke Semarang juga dikawal petugas keamanan hingga perbatasan kota.
Meskipun tak ada korban jiwa, namun kerusuhan suporter merembet juga ke jalan raya Pekalongan - Semaran. Seorang polisi mengamankan sepeda motor yang terbakar. Pada sisi lain, jalanan dipenuhi batu-batu sebesar gengaman tangan sisa aksi saling lempar.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Dhani Hernando SIK merasa prihatin dan menyanyangkan adanya insiden tersebut. Sebab saat laga uji coba lalu, suporter kedua tim tidak bertindak seperti itu. Justru sebaliknya, yang dikhawatirkan adalah perseteruan antara kedua kelompok suporter asal Kota Semarang Snex dan Panser Biru. Karena itu, Snex ditempatkan di tribun utara, adapun Panser Biru di selatan. Sedangkan pendukung tim tuan rumah sebagai penyekat.
‘’Dengan adanya kejadian, besok-besok kalau PSIS datang ke sini tidak boleh bawa suporter,’’ tegasnya. (H4-21)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER