panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
27 Januari 2013
Pengantin Sunat Massal Kembali Digelar

DUA puluh anak bersorban dan berjubah diarak menunggang kuda menyusuri jalan Kampung Sawah Besar Kaligawe Semarang, Sabtu (26/1). Tetabuhan gamelan reog dan kuda lumping serta drum band menyemarakkan prosesi arak-arakan ”Pengantin Sunat” massal yang digelar Musala Baitul

Mujahidin di Jl Sawah Besar VI. Senyum simpul selalu mengembang dari wajah anak-anak tersebut. Aksesori kuda serta puluhan manggar yang berwarna-warni membuat kemeriahan dan keceriaan suasana pada siang itu.

Pengantin Sunat merupakan tradisi asli yang dimiliki Semarang. Meski pada perkembangan zaman, tradisi tersebut mulai luntur dan jarang digelar masyarakat saat ini. Disebut Pengantin Sunat, karena pada dasarnya anak-anak yang akan dikhitan atau disunat diarak layaknya seperti pengantin dengan pakaian kebesaran semarangan menggunakan sorban dan jubah.

Karena mulai pudar, membuat Hj Siti Wororini ingin memopulerkan kembali Pengantin Sunat.

Menurut pemrakarsa acara sekaligus pengurus Mushala Baitul Mujahidin tersebut, tradisi pengantin sunat digelar dalam rangka memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW.

”Prihatin juga kalau ada tradisi Pengantin Sunat yang mulai luntur. Mumpung ada sunatan massal, kita membuat acara Pengantin Sunat semeriah mungkin. Toh, mayoritas peserta sunat massal juga anak-anak kurang mampu, sehingga saya ingin mereka juga merasakan kebahagiaan dari kemeriahan ini, selain juga untuk hiburan warga kampung,” jelasnya.

Antusias

Bahkan untuk kebanggaan para anak-anak yang akan disunat, Hj Siti Wororini membuat rute arak-arakan melewati tempat tinggal peserta sunat agar keluarga ataupun tetangga mereka dapat menyaksikan.

”Rute arak-arakan ini disesuaikan dengan rute kampung para paserta sunat, agar mereka punya kebanggaan saat diarak. Masyarakat pun sangat antusias menyaksikan arak-arakan dan yang terpenting bisa senantiasa nguri-nguri budaya semarangan ke depan,” urainya. (Maulana M Fahmi-75) 


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER