panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Pantura
05 Januari 2013
Curanmor di Tegal Meresahkan

TEGAL - Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) baik mobil maupun sepeda motor di Kota Tegal, sepanjang 2012, tergolong tinggi. Bagaimana tidak ? Selama setahun jumlahnya mencapai 90 kasus.

Jumlah itu paling tinggi dibanding dua tahun sebelumnya. Pada 2010 tercatat ada 47 kasus, empat terungkap dan tahun berikutnya (2011) naik menjadi 51 kasus dan empat terungkap.

Kapolres Tegal Kota AKBP Darmawan Sunarko SIK melalui Kasat Reskrim AKP Heriyanto SH mengakui, dari kasus sebanyak itu, terbanyak adalah pencurian sepeda motor yang mencapai 84 kasus, dan sisanya adalah pencurian mobil.

Jajaran Sat Reskrim Polres Tegal Kota dan Unit Reskrim di empat mapolsekta, baru dapat mengungkap tujuh kasus. Itu pun tak semua kasus yang terjadi pada rentang tahun tersebut. Melainkan ada kasus yang terjadi tahun sebelumnya dan baru terungkap di tahun itu.

‘’Mengungkap kasus curanmor bukan hal yang mudah. Seperti menangkap pelakunya dan menyelematkan kendaraan korban untuk dijadikan barang bukti,’’ terang Heriyanto.

Statistik tindak kejahatan atau pelanggaran sepanjang tahun lalu, dari 23 kategori jenis kejahatan, terbanyak didominasi kasus curanmor (90 kasus). Dibawahnya, didukuki jenis kasus penggelapan (41 kasus), pencurian dengan pemberatan (curat) atau pencurian biasa (40) dan kasus penipuan (35).

Kian Nekat

Hal lain yang perlu menjadi perhatian serius. Pelaku curanmor kini kian nekat. Mereka tak hanya menyikat sepeda motor yang parkir di dalam maupun di luar halaman rumah. Atau di halaman parkir di tempat keramaian. Tapi sudah nekat masuk rumah saat penghuninya tengah tidur pulas.

Seperti kasus yang terjadi di rumah Rokhani (40), di Jl Musi Gang IV Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, beberapa hari lalu. Satu dari tiga pelaku yang masuk rumah berbuat nekat.

Pelaku yang kepergok saat akan membawa kabur motor curiannya, langsung menodongkan sebilah pisau ke penghuni rumah. ‘’Saya diancam untuk diam dan tidak berteriak. Tapi setelah pencurinya keluar rumah bawa sepeda motor, saya bangunkan saudara saya, Adi Kurnia Santoso (19),’’ tutur Rokhani yang menjadi korban penodongan.(D12-90,47)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER