panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Muria
29 Desember 2012
Kejari Segera Rampungkan BAP
  • Penyelewengan Upah PDAM

JEPARA - Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Jepara kembali memeriksa dua tersangka kasus penyelewengan upah karyawan proyek sambungan rumah (SR) mulai 2008 hingga 2011 di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jepara, Kamis (27/12). Dua tersangka itu adalah Dirut PDAM Drajat Wijayanto dan Manajer Teknik Suprojo. Keduanya dimintai keterangan di ruangan terpisah di Kejari Jepara untuk lengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Kepala Kejari Jepara M Ali Nafiah Pohan didampingi Kasi Intel Ginung Pratidina menjelaskan, sebelum pergantian tahun diharapkan pada BAP dua tersangka tersebut bisa rampung. Setelah BAP rampung, lanjut Ali Nafiah, tinggal menunggu hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Tengah.

‘’Dalam pemeriksaan tadi (hari ini-Red), Suprojo diperiksa sebagai tersangka. Adapun Drajat diperiksa sebagai saksi. Namun, nanti Drajat juga akan diperiksa sebagai tersangka. Dari beberapa saksi yang sudah kami periksa, tersangka memang mengarah pada dua orang tersebut terkait penyelewengan upah ini,’’ ucap Ali Nafiah.

Dia menambahkan, dalam pemeriksaan tersebut, dua tersangka dinilai mengelak. Namun, hingga saat ini, tidak ada indikasi menghalang-halangi proses pemeriksaan. ‘’Dalam pemeriksaan dua tersangka ini memang terkesan mengelak. Tapi tidak masalah karena itu hak mereka,’’ terang Ali Nafiah.

Januari

Adapun Ginung menjelaskan, selain dua tersangka sudah ada 22 saksi yang telah dimintai keterangan mengenai kasus di PDAM. Apa yang disampaikan para saksi tersebut kemudian di-crosscheck dengan kedua tersangka. ‘’Pemeriksaan dimulai pukul 09.00 hingga selesai sesuai dengan kebutuhan. Kami harapkan bisa segera selesai untuk BAP sebelum pergantian tahun,’’ tandasnya.

Setelah BAP rampung, tinggal menunggu hasil audit dari BPKP sehingga seluruh dokumen perkara bisa dibendel untuk dilimpahkan ke pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang. ‘’Kami harapkan pada Januari 2013 bisa dilimpahkan ke pengadilan. Ini juga dalam upaya memenuhi standar operasi prosedur penyidikan selama 90 hari. Jadi, kalau Januari bisa dilimpahkan waktunya tepat,’’ terangnya.

Terkait dengan progres pemeriksaan BPKP, Ginung menjelaskan, masih proses. Dia juga mendapat kabar tim BPKP akan turun ke Jepara. ‘’Untuk datang ke Jepara masih antara ya dan tidak. Yang jelas kami minta mereka datang untuk audit investigasi. Tapi, misalnya dokumen yang kami kirim dinilai sudah cukup, bisa jadi tidak perlu ke Jepara,’’ tuturnya.

Sementara itu, Suprojo yang ditemui usai diperiksa menolak untuk memberikan keterangan. Dia hanya menggelengkan kepala dan pergi ke luar kantor Kejari. Saat didesak, Suprojo mempersilakan untuk bertanya kepada petugas Kejari Jepara. (H75-42,23)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER