panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Wacana
27 Desember 2012
Kesiapan Menyambut Kerumitan
  • Oleh Zaenuri

"Sehebat apa pun muatan kurikulum, tanpa ditopang kemampuan guru, mustahil tercapai hasil optimal"

Guru, tenaga kependidikan, pemangku kebijakan pendidikan, dan siswa kini tengah menanti kelahiran kurikulum baru yang akan diterapkan mulai tahun ajaran 2013/ 2014 per Juli mendatang. Itu adalah kurikulum ketiga sejak era reformasi. Pertama; kita mengenal kurikulum berbasis kompetensi (KBK) tahun 2004, dan dua tahun kemudian lahir kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP).

Ketua Umum PB PGRI Dr H Sulistiyo MPd berpendapat bahwa pengimplementasian perubahan kurikulum acap tak berjalan mulus karena tidak maksimal mengakomodasi pemikiran sederhana guru. Pemerintah masih memandang guru semata-mata pelaksana. (Kompas, 27/11/12).

Sebagai contoh, mendasarkan pada Indonesia sebagai negara maritim dan agraris, sudahkah   kurikulum baru itu mengakomodasi aspirasi peserta didik yang punya minat, dan kelak bisa menjadi bibit unggul dalam bidang pertanian dan kelautan?

Karena itu, pemerintah seyogianya benar-benar mempersiapkan secara matang sebelum memberlakukan. Terlebih, penerapan kurikulum baru mensyaratkan banyak hal.

Pertama; guru. Keberadaan guru sebagai aset perlu dipersiapkan mengingat sehebat apa pun muatan kurikulum, tanpa ditopang kemampuan guru, mustahil tercapai hasil optimal.

Kedua; model pembelajaran. Sudah saatnya guru meninggalkan cara mengajar yang hanya berceramah, menyampaikan materi di depan kelas. Ke depan guru sebaiknya lebih berperan sebagai fasilitator, banyak memberi kesempatan kepada siswa untuk aktif. Peran guru, dengan alat peraga yang lengkap, hanya mendorong keaktifan siswa.

Ketiga; dukungan sarana dan prasarana, salah satunya buku teks pelajaran. Buku itu sebaiknya sudah tersedia sebelum kurikulum itu diberlakukan. Pemerintah perlu memikirkan dampak dari kebijakan baru itu mengingat ada beberapa permasalahan yang dimungkinkan muncul.

Pertama; pengintegrasian mapel IPA dan IPS ke dalam mapel lain tentu akan menimbulkan persoalan. Dalam praktik, tak mudah mengintegrasikan dua mapel itu ke mapel Bahasa Indonesia karena  guru harus  memilah-milah lagi tentang subpokok bahasan demi keberimbangan porsi.

Terkait dengan pengintegrasian mapel PPKn ke Matematika, kita bisa mendalihkan pada kesesuaian dengan teori tematik. Untuk Pendidikan Agama, tak ada masalah karena merupakan mata pelajaran yang berdiri sendiri.               

Kualitas Pendidikan

Kedua; risiko guru ’’kehilangan’’ jam mengajar. Draf kurikulum baru tidak mencantumkan mapel Bahasa Inggris, Seni Budaya dan Keterampilan (SBK), Penjaskes, dan mapel yang termasuk muatan lokal. Hal itu mengakibatkan guru mapel itu kehilangan pekerjaan, atau beralih mengampu mapel lain yang tentu butuh penyesuaian.

Ketiga; persoalan di kalangan penerbit yang harus memutar otak menyikapi perubahan kurikulum. Buku-buku yang masuk rumpun kurikulum lama harus masuk gudang dan penerbit harus siap merugi kendati penerapan kurikulum 2013 dilakukan secara bertahap. Pemberlakuan bertahap itu, yakni untuk jenjang SD berlaku untuk kelas I dan IV, untuk SLTP kelas VII, dan SMA kelas X.

Keempat; guru yang mendapat tunjangan sertifikasi dan ’’kebetulan’’ mengampu mapel IPA atau IPS kesulitan memenuhi kuota minimal mengajar 24 jam/ minggu karena dua mapel itu ditiadakan. Padahal ketika masih mengajarkan mapel itu pun mereka  kerap mengalami kesulitan memenuhi persyaratan jumlah jam lantaran terlalu banyak guru di sekolah.

Terlepas dari semua itu, kita harus optimistis, dan tetap berharap pada olah pikir para pendekar pendidikan. Harapan besar itu yakni kurikulum baru tersebut dapat memenuhi harapan masyarakat dan bisa meningkatkan mutu pendidikan nasional. (10)


--  Zaenuri, Juara II Tingkat Nasional Guru Teladan Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun 2006, tinggal di Kecamatan Ulujami Pemalang


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER