panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Wacana
13 Desember 2012
SURAT PEMBACA
Tanggapan BPN soal Izin Pengeringan Lahan

Sehubungan dengan berita surat pembaca Bambang Pramusinto (mestinya Bambang Pramono), pada harian Suara Merdeka, hari Kamis tanggal 6 Desember 2012, halaman 7 yang intinya pengeringan di Kelurahan Sendangguwo, Kecamatan Tembalang dengan No Berkas: 52721/2012 tanggal 30 Mei 2012.

Dapat kami jelaskan/klarifikasi bahwa surat permohonan IPPT/Pengeringan yang Saudara maksud sudah selesai sejak tanggal 20 Juni 2012 dengan SK No: 292/KEP-400.9/33.74/V/2012, karena tidak ada nomor telepon atau alamat yang bisa dihubungi sehingga SK tersebut masih ada di kantor belum ada yang mengambil.

Demikian pemberitahuan sekaligus penjelasan kami, agar Saudara menghubungi Kantor Pertanahan Kota Semarang dan untuk tindak lanjutnya kami ucapkan terima kasih.


A.n. Kepala Kantor Pertanahan
Kota Semarang
Kepala Seksi Pengaturan dan
Penataan Pertanian
Ir Supi Siswono
NIP. 19570122 198603 1 0002

* * *




Tanggapan soal Bendera

Sebagai guru sejarah, saya sangat senang untuk menanggapi surat pembaca Bapak Soerjanto (Suara Merdeka, 5/11) berjudul ''Tiang Bendera Harus Tegak'', sekaligus menceritakan pengalaman tentang upaya menghormati bendera sebagai salah satu lambang negara.

Upaya untuk menyadarkan publik terhadap penghormatan lambang negara memang harus dimasifkan. Salah satu yang dapat kita lakukan adalah lewat jurnalisme warga, seperti yang diupayakan oleh Bapak Soerjanto. Saya juga pernah mengupayakan dengan cara berbeda.

Ketika itu saya mengikuti workshop pendidikan karakter di Kabupaten Banjarnegara. Kebetulan beberapa peserta membawa bendera rusak yang mereka dapati masih dipasang di berbagai instansi publik, baik negeri maupun swasta hingga sekretariat partai. Saat itu temuan itu hanya didiskusikan, dan dengan fakta itu ada kesimpulan kecil bahwa nasionalisme kita telah luntur, termasuk di dalamnya penghormatan terhadap lambang negara.

Menurut saya, hal itu kurang efektif, sehingga kemudian yang saya lakukan adalah membuat liputan tentang bendera merah putih rusak yang masih dikibarkan.Tulisan terebut saya sertai foto dan saya kirimkan ke rubrik ''Tilik Kampung'' SuaraBanyumas (Suara Merdeka edisi Banyumas) dan dimuat pada Senin (19/12/2011) di halaman D.

Saya tidak gede rasa (GR), tulisan itu ditanggapi atau tidak oleh para pemangku kepentingan, namun yang jelas setelah tulisan itu muncul, Bupati Banjarnegara lewat Surat Nomor 001.2/3340 tanggal 31 Desember 2011, membuat edaran tentang perlakuan terhadap bendera merah putih. Surat tersebut didasarkan pada SK Panglima TNI Nomor: Skep/292/IX/2004 Taggal 6 Desember 2004 tentang Peraturan Tata Upacara Militer TNI yang dalam Bab IV mengatur tentang: Perlakuan terhadap Bendera Kebangsaan dan Lagu Kebangsaan.

Dinas Pendidikan Pemudadan Olahraga Kabupaten Banjarnegara pun merespon surat edaran tersebut dengan memberikan edaran nomor 001.2/0123 agar semua instansi di bawah Dindikpora melaksanakan perlakuan terhadap bendera kebangsaan sebagaiberikut: Bendera merah putih yang telah rusak/robek/usang warnanya, untuk segera diganti yang baru. Bendera dikibarkan setiap hari mulaipukul 06.00 dan diturunkan pukul 18.00 (Pasal 29 huruf b SK Panglima TNI).

Warna tiang bendera dan tali bendera harus berwarna putih. Ukuran bendera selalu 2 dibanding 3, maksimal tidak lebih besar dari bendera pusaka 2 x 3 meter, dan minimal tidak lebih kecil dari 120 x 180 cm. Ukuran tiang bendera untuk halaman kantor maksimal 17 meter, minimal 10 meter (5,6 kali panjang bendera). Setiap saat diadakan pantauan dan bilamana ditemukan ada instansi yang tidak melaksanakan perintah ini akan diambil tindakan.

Bagi kepala UPT Dindikpora kecamatan agar menginstruksikan kepada para kepala sekolah di wilayahnya. Bagi pengawas pendais untuk menginstruksikan kepada para kepala sekolah di wilayahnya.

Entah seberapa efektif perintah tersebut, yang jelas sudah ada upaya positif Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.

Untuk Bapak Soerjanto ada baiknya daripada ''nggresula'' akan perlakuan masyarakat terhadap bendera mereh putih yang tidak selayaknya, lebih baik meliput bendera-bendera di mana saja yang kurang mendapat perlakuan yang baik, sertakan fotonya dan buat berita dengan baik dan santun (tanpa menghakimi), dan kirimkan ke jurnalisme warga di media masa.

Suara Merdeka mewadahi dengan rubrik Tilik Kampung dan media-media lain baik cetak, elektronik, maupun online, biasanya juga memiliki ruang jurnalisme warga. Para pemangku kepentingan memang sepertinya akan lebih cepat bergerak manakala keluhan disampaikan di media masa. Saatnya masyarakat cerdas memanfaatkan jurnalisme warga.


HeniPurwono, SPd
Guru Sejarah SMA Negeri 1
Sigaluh, Banjarnegara
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER