panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Wacana
29 November 2012
Revitalisasi Optimal Puskesmas
  • Oleh Fuad Fatkhurrohman

Puskesmas seharusnya menjangkau masyarakat hingga ke desa-desa dan mengupayakan program kesehatan


Pemerintah belum secara maksimal merevitalisasi pelayanan puskesmas guna mengembalikan fungsi sebagai pusat kesehatan masyarakat. Pemaksimalan itu sekaligus menjadikannya garda terdepan pencapaian status kesehatan masyarakat yang lebih baik.

Belum menjangkau akar rumput, begitulah ungkapan yang pas untuk menggambarkan upaya revitalisasi tersebut, terutama di Provinsi Jawa Tengah. Pelayanan kesehatan tingkat dasar belum dirasakan secara utuh oleh masyarakat. Di daerah terpencil dan wilayah perbatasan, akses masyarakat masih jauh dari memadai.

Bahkan ada puskesmas yang tidak mempunyai dokter. Permasalahan yang selalu muncul karena letak dan  kondisi geografis sehingga dokter tidak mau ditempatkan di daerah tersebut.  Selain itu, masyarakat sulit mengakses karena lokasi puskesmas jauh dari mobilitas mereka.

Kondisi ini berbeda dari aksesbilitas masyarakat perkotaan terhadap puskesmas yang justru sangat mudah. Tidak jarang, kecamatan perkotaan di Jateng memiliki lebih dari satu puskesmas. Tak hanya dari sisi jumlah, dari standar mutu pelayanan pun, puskesmas  perkotaan lebih mumpuni, dan terbukti beberapa telah mengantongi Sertifikat ISO 9001:2008.

Ketidakmerataan kondisi itu tidak terlepas dari kelalaian pemda dalam melakukan supervisi terkait dengan kondisi aspek-aspek puskesmas, yaitu sarana, prasarana, alat kesehatan, dan uang (dana), yang secara internal sering mengistilahkan spatu. Tiap puskesmas memiliki kondisi yang berbeda karena memang tidak ada standardisasi.

Pembenahan Bertahap

Untuk membenahi ketimpangan tersebut, sebaiknya Dinas Kesehatan Provinsi Jateng lebih intens berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan kabupaten/ kota, sebagaimana konsep baru Kementerian Kesehatan melalui program revitalisasi puskesmas.

Program ini bertujuan mengembalikan fungsi puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan. Nantinya program ini diharapkan bisa memperbaiki pelayanan hingga ke sistem administrasi. Terlebih Kemenkes mengalokasikan anggaran sangat besar untuk pelaksanaan program-program puskesmas.

Sebagai tahap awal revitalisasi, Dinas Kesehatan perlu mengeluarkan sebuah kebijakan dasar yang merupakan petunjuk pelaksanaan Keputusan Menkes Nomor 28 Tahun 2004. Selanjutnya, sosialisasi intensif mengenai modul petunjuk pelaksanaan masing-masing program, terkait dengan target akreditasi.

Upaya itu akan bermuara pada peningkatan kualitas, tidak sekadar puskesmas tapi benar-benar fasilitas kesehatan dasar yang bisa melayani masyarakat. Kebijakan itu sebaiknya tidak hanya terfokus pada daerah perifer dan pedesaan. Hal itu mengingat untuk daerah perifer dan pedesaan, puskesmas cukup hanya menjalankan program dasar.

Kondisi itu berbeda dari daerah perkotaan, terkait dengan kompleksitas masalah, yang mensyaratkan puskesmas harus memiliki prasarana dan sarana memadai. Sejauh ini, revitalisasi puskesmas di Jateng sudah berjalan di beberapa daerah, dengan Dinkes sebagai regulator terkait perannya sebagai pembina, pengawas, dan pengendali.

Pemerintah pusat hanya memberi dana semisal untuk Jamkesmas, Jampersal, dan bantuan operasional kesehatan. Anggaran revitalisasi puskesmas lebih banyak dari Dinas Kesehatan daerah melalui dana APBD.

Upaya desentralisasi itu karena keminiman alokasi APBN untuk sektor kesehatan, yaitu baru 2,4%, padahal WHO merekomendasikan 5%. Selain keminiman dana, anggaran lebih banyak untuk program berorientasi pada aspek kuratif, bukan promotif dan preventif.

Padahal puskesmas seharusnya menjangkau masyarakat hingga ke desa-desa dan mengupayakan program kesehatan. Berbeda dari peran rumah sakit, yang pasif menunggu pasien, tak harus melaksanakan program kesehatan. (10)


– drg Fuad Fatkhurrohman, staf Puskesmas Kecamatan Bejen Kabupaten Temanggung, mahasiswa S-2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran UGM


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER