panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Berita Utama
01 November 2012
Komunikasi Kunci Sukses Berpolitik

SEMARANG - Komunikasi politik mutlak diperlukan dalam kehidupan berpolitik. Buruknya komunikasi politik akan mempengaruhi tingkat kepercayaan publik terhadap figur tertentu, meski sebenarnya 'barang dagangannya' cukup 'menjual'.

Penegasan itu dikatakan praktisi media Ir Sriyanto Saputro MM, saat menjadi pembicara dalam Pelatihan Tunas I + II di Balai Pelatihan Koperasi dan UKM Jateng, Rabu (31/10). Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari dan berakhir, kemarin, diikuti 70 anggota Tunas Indonesia Raya (Tidar), sayap  Partai Gerindra dari kabupaten/kota se-Jateng.

Ditambahkan Sriyanto, pencitraan politik menjadi bagian strategi untuk mendongkrak popularitas dan elektabilitas.

Namun perlu dibarengi upaya menjaga dan merawat agar tak mengecewakan publik meskipun tujuannya telah tercapai.

Dia yang mengupas tentang ''Strategi Komunikasi Politik dan Pencitraan'' menambahkan, proses komunikasi sebenarnya sama dengan proses komunikasi pada umumnya. Di antaranya, kata dia, melalui tatap muka atau komunikasi media.

Namun, kata  Ketua DKD PWI Jateng itu, dari sekian komunikasi, peran media sangat kuat. Dia mencontohkan, kemenangan Jokowi-Ahok pada Pilkada Jakarta.

''Kemenangan mereka karena pintarnya dalam komunikasi politik, bukan karena semata-mata parpol pengusung yang memenangkan,'' tegasnya.

Pencitraan

Bahkan, menurut dia, cara komunikasi para politikus dalam berkampanye belakangan ini, antara dampak positif dan negatifnya fifty-fifty. Komunikasi yang dilakukan untuk menggambarkan nilai-nilai atau pesan moral para politisi melalui media massa, tak sepenuhnya positif, dan tidak sepenuhnya negatif.

''Pencitraan diri yang berusaha diciptakan para kader partai bisa sampai kepada masyarakat, namun tidak selamanya cara tersebut yang paling efektif, apalagi dana yang dikeluarkan sangat besar,'' kata Pemimpin Redaksi Harian Group Suara Merdeka itu.

Dampak politik yang lain, tandasnya,  mengingat masyarakat semakin cerdas, melek politik, dan informasi. Agar komunikasi politik para politikus berbuah positif, maka dalam kampanye, menyampaikan pesan moral melalui media massa harus secara elegan.

''Dalam arti, harus memperhatikan etika politik, menjaga emosional masyarakat, bukan sekadar retorika, apalagi mengumbar janji,'' tegasnya.  (B8-71)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER