panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Wacana
10 September 2012
SURAT PEMBACA
Waduk Mini di Kendal Tak Kunjung Dikerjakan
Kami adalah penyuluh pertanian swadaya di bidang hortikultura. Bersinergi dengan gubernur Jawa Tengah melaksanakan program pembangunan pertanian di pedesaan, dengan membangun sentra-sentra pemberdayaan tani hortikultura, salah satu unsurnya adalah waduk mini.

Di tahun 2011, Pemprov Jateng melalui Dinas PSDA membantu pembiayaan pembangunan delapan waduk mini bergeomembran. Dinas PSDA sebagai desainer, kemudian pelaksanaan kontruksi oleh dinas terkait di Pemkab/Pemkot.

Konstruksi lima waduk mini telah dilaksanakan di 2011. Selanjutnya konstruksi tiga waduk dilaksanakan sebagai "program luncuran" di tahun 2012, dengan pertimbangan menghindari pengerjaan di musim penghujan 2011.

Hasilnya pada 2012 ini waduk mini di Desa Lipursari, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo sudah selesai dikerjakan, meskipun ada beberapa kekurangan teknis. Di Desa Kalibagor, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas saat ini sedang dalam proses pengerjaan. Sedangkan di Desa Harjodowo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, sampai saat ini belum juga ada tanda-tanda dikerjakan. Padahal Desain sudah jadi dan dana sudah dikirim ke Kabupaten Kendal, seperti dua kabupaten penerima bantuan serupa.
Lewat surat ini kami mohon klarifikasi Ibu Bupati Kendal mengapa waduk mini di Desa Harjodowo tidak kunjung dikerjakan, padahal semua persyaratan teknis telah lengkap dan dipenuhi oleh desa? Para petani calon peserta program ini pun telah kami latih bersama Badan Koordinasi Penyuluh Jateng (Bakorluh).

Kami bersama kepala desa dan perangkat desa sudah sering menanyakan hal tersebut kepada Dinas PU Kendal sebagai pelaksana teknis, tetapi belum ada jawaban pasti. Sempat ada survei dari salah seorang Kabid PU Kendal, namun hingga ini belum ada kepastian kapan dibangun.

Kami bersama masyarakat Harjodowo tidak ingin pembangunan waduk mini ini harus "meluncur lagi" di tahun 2013. Kemarau seperti sekarang inilah saat yang tepat membangun, supaya di musim penghujan waduk mini sudah siap menampung air.

Kami yakin Ibu Bupati menganut kepemimpinan rahmatil lil alamin, bagi kesejahteraan tanpa membeda-bedakan masyarakat Kendal.

Pratomo SP
JI Dr Setiabudi No 33
Semarang, 081805 922 792


Kepada Bapak Kepala SMK Pelayaran

Mengingat bapak sebagai kepala sekolah jarang ada di tempat, maka surat saya ini anggap sebagai masukan buat bapak. Saya kecewa dengan cara kepemimpinan perwira ketarunaan SMK Pelayaran Semarang. Kita semua tahu bahwa SMK Pelayaran Semarang bukan pendidikan kemiliteran, tetapi perwira ketarunaan menerapkan disiplin kepada siswanya seperti militer.

Contohnya, kalau ada siswa yang tidak masuk, esok harinya mendapat hukuman telanjang dada, dan disuruh guling-guling di lapangan. Apakah anggota Lanal Semarang semuanya seperti itu? Pasti tidak hanya sersan yang ditempatkan di SMK Pelayaran Semarang saja yang arogan dan gila kehormatan. Pernah juga ada siswa yang dihukum disuruh minum di lapangan terbuka dengan sinar matahari yang sangat menyengat tubuh dan diancam kalau terulang sekali lagi, maka siswa tersebut diharuskan makan plastik dan sedotannya.

Siswa tersebut tertangkap tangan sedang minum di kantin pada saat tak ada pelajaran karena memang guru yang mengajar sering tidak datang. Apakah ini wajar diterapkan kepada siswa yang masih muda belia? Seharusnya pendekatannya melalui manajemen sumber daya manusia bukan secara militer.

Sudah bukan zamannya lagi menerapkan disiplin sekolah dengan cara-cara militer. Bapak sebagai kepala sekolah seharusnya mencari perwira ketarunaan yang disipilinnya tinggi, penuh kasih sayang dan juga bisa mengayomi para siswa dengan pendekatan secara kekeluargaan.

Anak saya sering ceritera setiap apel pagi dan siang perwira ketarunaan selalu marah-marah kepada para siswa. Saya jadi ragu-ragu terhadap masa depan anak yang sekolah di SMK Pelayaran Semarang.

Jangan-jangan setelah lulus dari SMK Pelayaran Semarang, bukan menjadi pelaut tetapi malah menjadi preman, mengingat cara-cara pendekatan disiplinnya berbau militer, yang dimiliter pun malah tidak ada yang seperti itu. Apakah karena gila hormat kemudian menghalalkan segala cara dan siswa menjadi korban dari kearoganan sang perwira ketarunaan.

Saya titipkan anak saya menjadi siswa di SMK Pelayaran Semarang agar kelak menjadi manusia yang hidupnya berdisiplin tinggi dan bertanggung jawab, serta tanggap terhadap lingkungan. Bukan mendapat pendidikan disiplin dengan cara-cara yang sadis dan tidak mendidik untuk generasi penerus.

Irfan Santoso ST
Jl Menoreh 65, Semarang

*  *  *

Untung Ada Pamsimas

PDAM Tirto Moedal menjerumuskan konsumen (SM/30/8/2012). Warga Kudus bingung 25 mata air di lereng Muria mengering. Tujuh kecamatan di Temanggung alami kekeringan (SM/31/8/2012). Tak ada air, anak-anak berangkat sekolah terpaksa tidak mandi (di Kabupaten Grobogan). Berjalan naik turun bukit tiga kilometer, warga di Borobudur Magelang demi mendapat satu ember air. Dua warga desa bersitegang gara-gara berebut air (trans tv). Kekeringan dimana-mana. Air..air..air.. sumber kehidupan sekaligus sumber masalah.

Beruntung dan bersyukurlah rakyat desa yang mendapatkan program bantuan Pamsimas (penyedia air minum dan sanitasi masyarakat). Program yang di dukung beberapa departemen serta bank dunia ini, benar-benar bermanfaat untuk semua warga. Multi efek positifnya sangat besar dan bermanfaat dalam jangka panjang. Tidak seperti program bantuan secara instan semacam BLT (bantuan langsung tunai), kita ketahui semua BLT dimana-mana banyak masalah serta tidak mendidik.

Setidaknya sampai saat ini, desa yang telah mendapat bantuan Pamsimas, tidak atau belum mengalami kekurangan air bersih. Karena teknik pembuatan sumur dalam/bor berteknologi sebagai sumber mata air (beberapa desa ada yang memanfaatkan sumber air alami), dikerjakan, diteliti dengan sungguh-sungguh, anggaran biaya sesuai perencanaan RAB, dana tidak mengalir kemana-mana.

Seandainya program-program pemerintah lain, baik program pendidikan, kesehatan, pertanian dan lainnya dikerjakan dengan apa adanya, sesuai gambar dan anggaran biaya, niscaya Indonesia maju, infrastruktur bagus, bangunan sekolah kokoh, talut saluran irigasi kuat, jalan dan jembatan tahan lama. Tidak hanya bagus tapi hasil bangunannya istimewa. Bahasa jawanya ''kethak-kethak''  atau berkualitas sampai turun ke anak cucu. Tidak kalah dengan bangunan peninggalan zaman Belanda yang terkenal kuat. Tapi hal itu sepertinya sampai sekarang masih mimpi, menghayal, budaya korupsi masih menggurita pada semua departemen.

Program air bersih murah berkualitas dan sanitasi masyarakat ini dapat berhasil, tentunya didukung oleh stakeholder/pemangku kepentingan dari mulai kades, perangakat desa, camat dan seterusnya. Tidak kalah penting partisipasi masyarakat, serta pendamping program para sarjana yang pintar-pintar, turut menyukseskan program bantuan swakelola bermutu ini.

Tak terkecuali salah satu dusun di desaku mendapatkan Pamsimas. Saat ini musim kemarau, suasana panas. Panas arti harfiah/cuaca panas sesungguhnya maupun makna implisit/panas kondisi ekonomi tak menentu, panas sosial bertambah banyaknya pengangguran, panas politik yang bikin mumet dan bosan.

Berbagai hal yang bisa beakibat sumbu pendek di masyarakat ini, dapat diredam, adem sedingin air, karena air mengalir sampai jauh, lancar sampai ke rumah-rumah warga, di saat berbagai daerah mengalami kekeringan.

Sunarso
Pamsimas, Desa Tampingan
Boja, Kendal

*  *  *

Terjerat Utang Relakan Ginjal

Saya ibu dari seorang anak laki-laki, umur 7 tahun, kelas 2 SD. Saat ini terus terang kondisi saya sedang terpuruk secara ekonomi dan menanggung banyak utang karena kegagalan usaha suami saya beberapa tahun yang lalu.

Suami saya pernah berusaha berwiraswasta dengan jualan onderdil kelelingan dengan motor tetapi gagal, dan akhirnya hanya menyisakan utang hingga hampir seratus juta rupiah. Akhirnya rumah kami pun terjual tapi belum mengurangi setengah dari utang kami, karena rumah kami sederhana di perumahan sederhana.

Setelah kami tak punya apa-apa, saya kembali menumpang hidup dan tinggal bersama orang tua. Sementara suami justru meninggalkan saya dan memilih kembali ke orang tuanya. Sudah satu tahun ini tak menemui, padahal utang kami masih sekitar 70 juta rupiah.

Hidup saya jadi penuh ketakutan dan kekhawatiran karena terus dikejar tanggungan utang yang demikian berat menjerat kehidupan. Apalagi saya berasal dari keluarga sederhana, saudara-saudara hidupnya juga sederhana semua, sehingga tak ada yang bisa saya mintai bantuan.

Akhirnya saat saya terus berdoa memohon petunjuk Tuhan untuk permasalahan saya, tiba-tiba terbersit dalam pemikiran saya untuk menjual satu ginjal saya untuk menyelesaikan utang. Kenapa saya terpikir menulis surat ini ke Suara Merdeka? Terus terang saya tidak punya kenalan dari kalangan orang kaya. Saya mohon bantuan pembaca, bila ada saudara/kerabat/teman/rekan kerja/relasi usaha yang suatu saat memerlukan cangkok ginjal, saya bersedia.

Umur saya 36 tahun, tinggi/berat badan 150 sentimeter, golongan darah O, berat 52 kilogram. Tubuh saya sehat, tidak pernah menderita penyakit dalam atau penyakit berbahaya lain, sama sekali tak pernah mengonsumsi alkohol/rokok/obat-obatan terlarang, sangat jarang mengonsumsi fast food maupun soft drink. Semua ini saya lakukan demi terus tetap bersama anak, menjaga dan membimbing dia serta mengantarkan hingga dewasa.

Sejujurnya saya sangat takut dengan semua yang saya alami ini dan berharap dapat segera lepas dari penagih utang yang tiada henti meneror kehidupan saya.

Demikian surat ini saya sampaikan dengan harapan ada tanggapan positif dari pembaca Suara Merdeka. Atas perhatian dan kesediaan anda semua menanggapi surat ini, saya ucapkan banyak terima kasih. Biarlah Tuhan sendiri yang membalas budi baik saudara sekalian.

Hana Kartika Dewi
Jl Kebon Rojo Timur 10
Kebon Batur, Mranggen
Demak, 08970924258
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER