panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Ekspresi Suara Remaja
14 Agustus 2012
KIPRAH
Saat Anak Muda Bersuara
  • Oleh Miftahun Nikmah
image

Sekumpulan remaja menggunakan kaus warna merah tampak sibuk menata perlengkapan di RM Joglo Tembalang, Semarang, Sabtu (11/8). Waktu sudah menunjukkan pukul 15.00 dan acara talkshow akan dimulai. Salah seorang dari mereka sibuk mengutak-atik hapenya. ”Aku yang tugas live tweet, kamu yang menyiapkan LCD dan sound system,” perintah dia kepada teman-temannya.

Dia adalah Wisda Pridatoe, vice president communication AIESEC LC Undip Semarang. Sore itu, ia dan kawan-kawan mengadakan talkshow santai bertajuk ”Youth Talk”. Ini kali ketujuh acara itu diadakan, dengan tema yang tak kalah menarik dari biasanya.
Yup, tema yang dipilih adalah ”Youth, Experienced, Inspiring as Indonesian Youth”. Itu ajang berdiskusi dan sharing tentang pengalaman berkiprah anak muda yang kreatif di Indonesia. Pemberi materinya Kiky Rizkiana dan Gatot Hendra Putra. Keduanya adalah anak muda yang punya cerita inspiratif soal kiprah dan prestasi mereka di umur yang masih belia. Kiky, salah seorang anggota AIESEC yang baru saja pulang dari acara pertukaran pelajar di Polandia. Adapun Gatot, merupakan pegiat komunitas Jazz Ngisoringin Semarang.
Nah, biar kamu nggak bingung, yuk kita cari tahu, sebenarnya ”Youth Talk” itu apa sih?

”Youth Talk itu salah satu program rutin AIESEC Undip, berupa talkshow dengan tema-tema yang menginspirasi kreativitas anak muda. Tujuan kami bikin acara ini, untuk wadah komunitas anak muda di Semarang yang banyak tapi kurang akrab satu sama lain,” imbuh Wisda.

Aksi Positif

Kawan-kawan AIESEC pengin anak muda di Semarang punya kontribusi terhadap negara dan isu-peduli pada isu dunia. Jadi, anak muda nggak cuma asyik dengan rutinitas ”kuliah-kos-kantin”, tapi juga berperan menyumbang kreativitas serta aksi positif yang membanggakan.
”Acara ini sekaligus ajang kopi darat berbagai komunitas anak muda Semarang yang kami undang. Jadi kita sharing, diskusi dan menginspirasi di bidang masing-masing. Tentu saja yang positif.”

Penjelasan dari kedua keynote speaker pun disambut dengan antusias oleh peserta talkshow. Mereka berdua dihujani pertanyaan yang kritis seputar aksi inspirasional. Melihat situasi ini, Wisda dan teman-teman AIESEC pun lega, sebab masih banyak anak muda yang mau bersuara menyampaikan pendapat dan berani adu argumen.
Nah, selain ajang kopi darat dan diskusi isu global, ”Youth Talk” juga ajang menambah jaringan. Gimana nggak? Di sana, para anak muda saling berkenalan dan bertukar informasi.

”Jadi, kalau masing-masing komunitas membuat acara, nggak perlu khawatir sepi massa lagi,” imbuh mahasiswa D3 Bahasa Inggris Undip itu.
Biar nggak bosan diskusi terus, di tengah acara tampil teman-teman komunitas Lotus Shuffle dengan aksi mereka yang lincah dan energetik. Kemudian, dilanjutkan dengan aksi lincah dari komunitas Freak of Bass yang tampil dengan aksesori lampu-lampu meriah.
Oke deh, setuju sama pendapat teman-teman AIESEC, anak muda pun harus punya kontribusi positif demi lingkungan dan isu global. Tentu saja kontribusinya nggak bisa seragam, lantaran semua punya kegiatan masing-masing. Selama kegiatan itu positif, jangan takut bersuara dan banggakan dunia dengan prestasi. Setuju? (62)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER