panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Muria
13 Agustus 2012
Puncak Mudik Diperkirakan Akhir Pekan
  • Tim Polda Jateng Dikerahkan

REMBANG- Puncak arus mudik di Pantura Kabupaten Rembang diperkirakan bakal berlangsung akhir pekan depan.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Rembang Suyono mengatakan, sejauh ini arus kendaraan di Pantura Rembang masih terpantau normal.

Sejumlah mobil bernomor polisi luar kota diantaranya B (Jakarta) dan DK (Bali) mulai terlihat wara-wiri di Pantura Rembang.  ''Namun arus kendaraan justru masih banyak didominasi truk angkutan barang. Bisa jadi para sopir memanfaatkan waktu yang tersisa untuk mengirimkan barang ke luar kota,'' jelasnya, Minggu (12/8).

Sebab, jelasnya, truk angkutan barang, kecuali pengangkut sembako dan BBM dilarang keluar mulai H-7. Suyono memperkirakan gelombang kedatangan pemudik baru akan terlihat di Pantura Rembang pada akhir pekan nanti antara Jumat - Sabtu ( 17-18/8). Apalagi hari Jumat nanti sudah masuk tanggal merah, yakni  HUTKemerdekaan RI.

''Sangat mungkin pemudik yang memiliki jatah liburan mepet baru akan pulang kampung pada hari-hari itu. Harapannya Minggu sudah bisa berlebaran di kampung halaman,'' katanya.

Kasatlantas Polres Rembang AKP Dudi Pramudia menambahkan, pihaknya sudah mengantisipasi puncak arus mudik pada akhir pekan nanti. ''Libur akhir pekan memang menjadi pilihan banyak warga untuk bepergian jauh, termasuk mudik Lebaran,'' jelasnya. Untuk memudahkan pemudik, tambahan rambu peringatan maupun penunjuk arah sudah terpasang di jalur rawan dan alternatif mudik Lebaran.  Dudi menambahkan, pihak Polres Rembang  sudah menyebar anggota di jalur Pantura termasuk tim khusus pengurai kemacetan.

Jalur pantura Kaliori menjadi titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Ambulans dan mobil derek disiapkan 24 jam. ''Kami mengimbau pemudik tetap tertib, jangan sembarangan menyalip kendaraan  dan menaati rambu-rambu lalu lintas. Jika capai, segera beristiahat di pospam atau rest area. Jangan memilih tempat yang sepi atau gelap karena rawan tindak kriminal,'' jelasnya.

Tim Polda

Sementara itu, Kapolres Rembang AKBPAdhy Fandy Ariyanto mengatakan di wilayah Jawa Tengah, Polda Jateng menempatkan tim-tim penembak jitu di sejumlah kawasan penting. Tim ini bekerja tersembunyi. ''Kami juga tidak tahu posisi tim Polda di pantura Rembang. Namun dari informasi yang kami terima, tim dari Polda tersebut telah siaga di jalan pantura Rembang dari H-7,'' terang dia.  Dia mengaku, di Rembang ada beberapa titik black spot yang rawan kejahatan. Modus terbaru, pelaku kejahatan memanfaatkan minimnya penerangan di jalur pantura untuk melakukan pelemparan batu.

Ketika pengemudi kaget dan berusaha meminggirkan kendaraan, pelaku langsung datang menyergap. Kejadian terakhir menimpa sebuah truk yang mengangkut produk sabun dan rumah tangga dibajak gerombolan tak dikenal.

''Manakala dilempar batu, usahakan tetap berjalan dan mencari lokasi yang ramai penduduk atau minta pertolongan di Pos Pengamanan Lebaran terdekat,'' kata dia. (H62,H19-42)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER