panel header


AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Perempuan
01 Agustus 2012
Memendam Marah pada Bulan Puasa
Tanya: Saya seorang ibu rumah tangga, mempunyai seorang anak. Suami bekerja di perusahaan swasta. Sejak menikah, saya  mengikuti suami  di kota M. Pada Ramadan ini, saya pulang ke rumah orang tua atas izin suami, karena ibu saya sakit.

Sebelum pulang, kami berselisih pendapat dengan suami yang merencanakan  lebaran  pulang lebih dulu ke rumah mertua. Seandainya ibu saya tidak sakit, mungkin saya tidak keberatan.Tetapi karena saya anak tunggal, saya tidak sampai hati meninggalkan ibu hanya dengan pembantu. Setelah ayah meninggal, maka ibu hanya ditemani pembantu dan tidak mau saya ajak pindah ke kota M mengikuti suami.

Di samping kondisi ibu, saya merasa kurang nyaman di rumah mertua pada hari pertama, karena kakak ipar (istri dari kakak suami), yang menjadi pejabat di salah satu kantor, sering memandang rendah terhadap saya dan suami, karena kondisi ekonomi kami belum sebaik dia. Suami juga pernah bertengkar dengan kakak ipar itu, karena bicaranya sangat menyinggung perasaan kami. Sampai sekarang, saya masih memendam kemarahan kepada istri kakak ipar itu, sehingga saya tidak ingin bertemu.

Biasanya, kakak dari suami beserta keluarganya hari pertama lebaran ada di rumah mertua saya. Karena itu, saya  keberatan diajak suami berlebaran di rumah  mertua pada hari  yang sama dengan mereka.  Apakah saya  harus mengikuti kehendak suami dan meninggalkan ibu yang sedang sakit? Bagaimana caranya agar  kami  dapat melupakan peristiwa  yang pernah  terjadi antara kami dengan kakak ipar?  ( Winda )           

Jawab: Ibu Winda , ada orang yang sulit melupakan peristiwa masa lalu, meskipun telah terjadi  sekian lama, sebagaimana ibu dan suami terhadap istri kakak ipar. Orang yang berpuasa, telah dilatih untuk bersabar dan dapat mengendalikan dirinya dari keinginan untuk marah. Karena itu, sebaiknya ibu bersama suami melupakan saja perkataan atau perbuatan kakak ipar yang terasa menyakitkan pada masa lalu.

Mungkin suami ibu sudah bisa melupakan peristiwa yang terjadi dengan kakak ipar, sehingga ia ingin pulang  ke rumah orang tuanya bersamaan dengan  kepulangan kakak beserta istrinya. Andaikata belum bisa melupakan, sebaiknya Bu Winda mulai dengan mengingat kebaikan istri kakak ipar selama ini.  Manusia diciptakan Allah dengan kelebihan dan kekurangannya. Maka apabila suatu waktu pernah khilaf adalah manusiawi, maka maafkanlah kesalahan istri kakak ipar, dan tidak usah diingat kembali.

Di bulan suci ini, mulailah dengan membina  hubungan yang baik dengan kakak ipar dan keluarganya, agar akhir bulan Ramadan Bu Winda beserta suami  termasuk yang mendapat ampunan dari Allah atas kesalahan dan dosa-dosanya di masa lalu. Memendam kemarahan dalam waktu yang lama, juga mempunyai dampak buruk terhadap kesehatan jiwa, yang dapat memengaruhi pula kesehatan jasmaniah. 

Memaafkan kesalahan orang lain juga menjadi ciri orang  yang bertakwa kepada Allah, sebagaimana disebutkan dalam firman-Nya ''(Orang orang yang bertakwa ) adalah mereka  yang mau menafkahkan (hartanya) di waktu lapang ataupun di waktu sempit, dan orang-orang yang  menahan amarahnya serta memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan (Alquran, Surat Ali Imran:134).
Untuk  berlebaran di hari pertama, tidak ada perbedaan  di tempat orang tua atau mertua. Karena setelah terjadi pernikahan, maka mertua juga menjadi orang tua Bu Winda. Namun karena ibu masih sakit dan tidak ada yang menunggui, maka bicarakan kembali rencana itu dengan suami. Semoga suami bisa memahami,dan hubungan Bu Winda dengan suami ataupun dengan kakak ipar akan kembali harmonis di bulan yang penuh berkah ini.  (24)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER