panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
20 Juli 2012
Tambak Timbulsloko Tenggelam
  • BLH Bangun Sabuk Pantai

DEMAK- Ancaman rob dan abrasi di kawasan pantai Kecamatan Sayung terus meluas. Puluhan hektare tambak di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung kini menyisakan kenangan, karena hilang ditelan air laut.

Menurut Kades Timbulsloko, Nadhiri, tambak yang hilang bisa mencapai puluhan hektare. ”Petani tambak sekarang harus beralih mata pencaharian. Kalau dulunya hidup cukup mapan mengandalkan pemasukan dari mengelola tambak bandeng, udang atau lainya, kini mereka beralih menjadi nelayan.”

Kenyataan tersebut diakui cukup menyedihkan. Namun persoalan abrasi dan rob memang tak terselesaikan.

Disebutkan, penduduk Timbulsloko berjumlah 3.000 jiwa lebih tersebar di Dusun Wonorejo, Bogorame, hingga Krajan Timbulsloko. Mereka rata-rata mempunyai tambak dan mengandalkannya untuk memberi nafkah keluarga.  

Namun karena lahan tambak terus menerus tergerus abrasi dan rob, sebagian warga akhirnya memilih menjadi nelayan atau bekerja sebagai buruh.

Sabuk Pantai

Nadhiri mengakui, kendati persoalan rob dan abrasi terus menghantui namun beban warga terkurangi dengan perhatian Pemprov Jateng dan Pemkab dengan membangun sabuk pantai. Sabuk pantai dibangun menghindari gerusan ombak pantai yang kini hanya berkisar 20 meter- 50 meter dari pemukiman warga.

Kamsiyah (42) warga yang rumahnya langganan rob mengatakan, kondisi menyedihkan dialami dalam beberapa tahun terakhir.  Warga kehilangan tambak karena rob.

Sementara itu, Kabid Pengendalian Kerusakan dan Konservasi Lingkungan Hidup BLH Jateng Joko Wahyudi  mengatakan, pihaknya mengerjakan pembangunan sabuk pantai sepanjang 240 meter.

Pembangunan yang menelan biaya Rp 487 juta itu diprioritaskan di lokasi perairan yang berdekatan langsung dengan pemukiman. Diakui, kerusakan pantai akibat abrasi dan rob di Jawa Tengah memanjang mulai dari kawasan Pantura Brebes Rembang dan kawasan selatan Cilacap-Wonogiri.

Demak yang masuk kawasan pantura ikut dalam prioritas penanganan Pemprov Jateng. Hal serupa dikemukakan Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Demak Mudiyanto dan Camat Sayung Arif Sudaryanto yang akan terus mengupayakan pemecahan masalah rob dan abrasi di kawasan pesisir Demak.

Menurut mereka, bantuan Pemprov dengan pembangunan sabuk pantai  membantu mengurangi ancaman gempuran air laut. (H41-64)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER