panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Berita Utama
10 Juli 2012
Dari Ajang Satria Brand Award 2012
Motif Batik Menghiasi Kemasan Aguaria
PERSAINGAN ketat antarproduk air minum dalam kemasan (AMDK) di Jateng menjadi catatan menarik pada survei Satria Brand Award (SBA) yang digelar Suara Merdeka dan lembaga riset Indoresearch tahun ini.
Merek-merek pada kategori ini jadi beradu kreativitas. Termasuk pula Aguaria. Merek yang berkantor pusat di Semarang ini beberapa kali berinovasi. Salah satu terobosannya adalah melengkapi galon dengan seal induksi yang lebih higienis dibanding seal lama.

Menurut Manajer Produksi Aguaria Andaru Eko Utomo dan Manajer Promosi Aguaria Harry Eko Setyawan, penggunaan seal induksi merupakan yang pertama di Indonesia. Setelah itu merek AMDK lain menirunya.

Kepeloporan dalam penerapan seal induksi galon, jelas Andaru, bukan saja bermanfaat bagi Aguaria, tapi juga bagi peningkatan standar kualitas hidup konsumen negeri ini. Hal ini menjadi kebanggaan Aguaria, sebab pihaknya bisa memberikan sumbangsih yang berarti bagi kemajuan negara.
Saat ini, menjual AMDK tak bisa lagi sekadar menjual air. Kualitas air yang dijual harus lebih dari air ledeng atau sumur di rumah. ‘’Yang kita jual adalah minuman higienis,’’ paparnya.

Raih SBA

Dia menyadari, meniru merupakan konsekuensi yang harus ditanggung dalam iklim kompetisi ketat. Apalagi, merek AMDK yang beredar di masyarakat saat ini juga cukup banyak. Yang penting meniru demi ke arah yang lebih baik bagi masyarakat, Aguaria akan selalu siap bersaing secara sehat dengan merek lain.
Berdasar hasil survei SBA tahun ini yang melibatkan 2.200 responden di 35 kabupaten dan kota se-Jateng, sejumlah merek lokal Jateng tidak mampu mengimbangi merek-merek berskala nasional yang jaringan pemasarannya terbentuk lebih awal.

Sebagai produsen AMDK lokal Jateng, tampaknya hanya Aguaria yang mampu bertengger di peringkat kedua merek pilihan konsumen Jateng. Merek ini akan menerima sertifikat SBA kategori air minum dalam kemasan pada malam penghargaan di Hotel Gumaya Semarang, 11 Juli mendatang.
Atas raihan SBA ini, Harry menyatakan, penghargaan tahun ini akan menjadi pemicu untuk mengembangkan inovasi lebih banyak, serta meningkatkan pencitraan merek. Sebagai merek yang lahir di Jateng, Aguaria akan memasukkan budaya lokal dalam materi promosinya.

Misalnya, saat ini kemasan Aguaria terbaru menggunakan motif batik khas Jateng. ‘’Ini merupakan satu-satunya inovasi unik di produk AMDK. Batik bukan hanya menjadi busana bagi manusia, tapi juga bagi kemasan AMDK. Motif batik ini juga sebagai perwujudan bahwa kami juga bangga terhadap budaya kita sendiri,’’ jelas dia.
PT Indotirta Jaya Abadi selaku produsen Aguaria juga berusaha menjaga kualitas air dengan mengambil sumber air dari pegunungan Ungaran secara langsung. Pabriknya pun juga dibangun di Ungaran.
Di pasaran, Aguaria saat ini mengemas produknya dalam bentuk gelas, botol kecil, sedang, besar, serta galon 19 liter. Produk ini sekarang sudah dipasarkan hingga Jawa Barat dan Jawa Timur.  (Lawu P Budiarjo-79)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER