panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Olahraga
21 Juni 2012
Menunggu Ledakan Ozil

GDANSK - Persaingan di lini tengah bakal menjadi milik Jerman saat menghadapi Yunani dalam babak perempat final di Arena Gdansk, Sabtu (23/6).

Amunisi Der Panzer di lini tersebut sangat penuh dan siap meledak. Adapun kekuatan Yunani berkurang lantaran Giorgos Karagounis absen.

Lini tengah Jerman diisi pemain-pemain berkualitas seperti Bastian Schweinsteiger, Sami Khedira, dan Mesut Ozil. Di antara ketiganya, Ozil disebut pelatih Jerman, Joachim Loew, masih bisa memperlihatkan penampilan terbaiknya. Hal itu akan diperlihatkan dalam lawan Yunani lusa.

”Masih akan ada ledakan dari Ozil di sisa turnamen ini. Seperti yang ia lakukan di Afrika Selatan setelah fase grup,” ungkap Loew di Reuters.

Dalam Piala Dunia 2010, Ozil memang dikenal sebagai pengatur irama serangan Jerman. Ia melengkapi peran Schweinsteiger dan Khedira yang kerap berdiri menopangnya. Peran itu kembali diembannya dalam Euro 2012 ini.

”Performanya terus meningkat selama turnamen ini. Dia merupakan distributor besar, bahkan ia tak segan mengorbankan dirinya untuk tim ini,” terang Loew.

Dalam Piala Eropa ini, Ozil memang belum mencetak gol bagi timnya. Namun, pemain berusia 23 tahun itu memberikan satu assist yang kemudian dapat dikonversikan menjadi sebuah gol oleh Lars Bender pada menit ke-80. Gol itu mengantar Jerman meraih kemenangan 2-1 atas Denmark, dan memastikan diri sebagai juara Grup B.

Lebih lanjut Loew menyatakan kondisi berbeda dialami Yunani. Lini tengah tim asuhan Fernando Santos bakal tidak diperkuat Giorgos Karagounis. Hal itu merupakan kerugian besar bagi Yunani, mengingat perannya di tim sangat vital.

”Saya pikir, dia adalah sumber ide dari permainan Yunani selama beberapa tahun terakhir. Dia adalah penghubung antara lini belakang dan pemain di lini depan. Bagi Yunani, absennya Karagounis merupakan sebuah luka,” ujar Loew.

Kartu Kuning

Karagounis tak bisa dimainkan lantaran akumulasi kartu kuning. Padahal dialah yang menjadi pahlawan ketika Yunani memastikan diri lolos ke perempat final. Gol tunggalnya ke gawang Rusia menjadi tiket terusan buat Yunani untuk tetap melanjutkan perjalanan ke babak berikutnya.

Meski di atas kertas Jerman bakal bisa mengatasi Yunani, namun para pemain Jerman tidak boleh jumawa. Juara Piala Eropa 2004 itu tetap merupakan tim yang tangguh.

Buktinya, sempat ada di posisi terhimpit dan terancam akan tersingkir di fase grup, Yunani malah mampu melangkah ke perempat final.  ”Mereka sudah mengalahkan Rusia. Itu jadi peringatan kami agar mempersiapkan diri lebih baik lagi,” tutur bek Jerman, Holger Badstuber.

”Mereka belum pernah mengalahkan kami. Tapi, hal yang penting adalah kami menghadapinya dengan benar dan tidak meremehkan mereka,” tegasnya.

Disinggung soal permainan lawan, Badstuber, menyatakan anak-anak asuhan Fernando Santos tidak hanya solid saat bertahan, tapi juga tajam saat menyerang. Karena itu, rekan-rekannya diminta waspada.

”Yunani bukan lawan yang mudah. Mereka tidak nyaman untuk dihadapi. Mereka akan bertahan dengan baik. Tetapi tidak diragukan lagi, mereka juga mampu menyerang,” Tegas Badstuber. (rtr, H13-73)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER