panel header


OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
Jangan Sok Kuasa, Sok Besar, Sok Sakti
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Perempuan
13 Juni 2012
Fenomena Perempuan di Piala Eropa 2012
  • Oleh Mubarok
PERGELARAN Piala Eropa 2012 yang dimulai sejak 8 Juni 2012 di Polandia dan Ukraina bukan hanya milik para
pecandu sepak bola yang merindukan hadirnya pertan
dingan kelas dunia. Agenda empat tahunan dari Asosiasi Sepak Bola Eropa (EUFA) ini telah menjelma menjadi bisnis hiburan yang memiliki omzet miliaran dolar.

Total hadiah yang diperebutkan oleh para kontestan mencapai 281,55 juta euro atau sekitar Rp 3,5 triliun. Enam belas negara peserta yang lolos ke Ukraina dan Polandia, otomatis mendapatkan masing-masing 8 juta euro atau sekitar Rp 98 miliar. Di fase grup, setiap tim yang menang mendapat bonus 1 juta euro dan hasil imbang dihargai 500 ribu euro. Bagi tim yang lolos ke fase perempatfinal akan mendapatkan 2 juta euro jika mereka mampu menang atas lawan-lawannya.
Di babak semifinal hadiah kemenangan naik menjadi 3 juta euro dan di babak final sang juara akan mendapatkan 7,5 juta euro, sementara runner up mendapatkan 4,5 juta euro.

Besarnya nilai uang yang berputar sepanjang perhelatan sepak bola tersebut mengundang geliat manusia untuk datang dan memperebutkan bagian. Sponsor, iklan, penjual pakaian olahraga, bisnis hiburan, restoran dan hotel memanfaatkan wanita sebagai daya tarik untuk memancing pembeli. Sepak bola bukan sekadar olahraga, melainkan industri yang sarat dengan nilai uang. Karena itu, sepakbola butuh kemasan menarik agar laku dijual. Lihatlah paket kemasan acara nonton bareng sepak bola yang selalu dibumbui oleh atraksi tarian dan nyanyian perempuan. Dalam sebuah kemasan industri hiburan, kehadiran perempuan menjadi pemanis yang menarik minat orang untuk menonton.

Kambing Hitam

Dalam sebuah event olahraga internasional, kesuksesan sebuah tim ternyata tidak hanya ditentukan oleh faktor teknis semata. Persiapan fisik, teknik permainan, lawan tanding, peralatan pendukung, dan pemusatan latihan dianggap tidak cukup untuk menunjang kesuksesan sebuah tim dalam sebuah kompetisi internasional. Demikian halnya dalam pergelaran Piala Eropa 2012, negara yang lolos ke Polandia dan Ukraina telah mengantisipasi faktor nonteknis yang dianggap bisa menggagalkan ambisi mereka menjadi juara. Beberapa faktor nonteknis yang diperhatikan di antaranya memilih lokasi penginapan, memilih kostum, menetapkan besarnya bonus kemenangan, membatasi penggunaan jejaring sosial, seperti Twit-ter, dan Facebook.

Faktor lain yang menjadi perhatian serius dari setiap tim adalah keterlibatan perempuan dalam sebuah tim.
Kontestan Piala Eropa 2012 memberikan perhatian serius terhadap pengaruh pacar, dan istri pemain dalam menunjang kesuksesan tim mereka. Inggris, Prancis, Spanyol, Belanda dan Jerman yang menjadi tim unggulan di Piala Eropa 2012 menyiapkan kebijakan khusus terkait kehadiran pacar dan istri pemain mereka. Asisten pelatih Tim Nasional Inggris, Gary Neville tidak mengizinkan skuatnya membawa wife and girl friends (WAGs) ke ajang Piala Eropa Polandia-Ukraina.

WAGs adalah sebutan bagi pacar dari pemain sepak bola Inggris yang biasanya berasal dari kalangan artis, model, atau figur terkenal lainnya.
Federasi Sepak Bola Inggris, FA, menilai kegagalan Inggris di Piala Dunia Jerman 2006 dan Afrika Selatan 2010 disebabkan kebijakan untuk membawa yang sangat longgar.
Dalam penilaian para pelaku sepakbola dan pers di Inggris, kegagalan tim mereka dalam sebuah turnamen disebabkan peran perempuan yang menghancurkan konsentrasi para pemain. Kehidupan para WAGs yang selalu menjadi sorotan kamera, dianggap sebagai biang keladi kegagalan.

Penilaian ini menyederhanakan sebuah persoalan sehingga kesalahan jatuh kepada perempuan. Alih-alih melakukan koreksi terhadap penampilan tim, yang dilakukan justru mencari kambing hitam.
WAGs adalah sasaran tepat untuk menjatuhkan vonis penyebab kegagalan tim. Sosok mereka yang dikenal publik sebagai figur yang senang pesta, hura-hura,  dan penggoda, pantas untuk disalahkan sebagai penyebab kekalahan. Masyarakat kemudian menerima dan memaklumi kegagalan tim nasional negaranya dan menempatkan perempuan sebagai musuh bersama penyebab kegagalan.

Tindakan seperti ini terjadi berulang dalam perjalanan beberapa negara yang gagal di event sepak bola dunia. Kesalahan mendasar sesungguhnya terletak dari ketidakmampuan pengurus sepak bola untuk memanfaatkan kehadiran WAGs secara positif untuk mendukung tim. Sesungguhnya di belakang pria hebat ada dukungan wanita yang hebat. Robin Van Persie, top scorer Liga Inggris dan pemain tim nasional Belanda, mengakui bahwa kesuksesannya dipengaruhi kehadiran lima wanita.

Selain ibunya, ada empat wanita lain yang sudah memberikan kontribusi besar, yaitu istrinya, Bouchra, putrinya, Dina dan dua saudara perempuan Van Persie, Kiki dan Lily.
Dalam dunia sepak bola, kehadiran perempuan sesungguhnya bukan sekadar pemanis yang dijadikan ikon penarik mata untuk melihat. Lihatlah peran dari Mia Hamm (AS), Homare Sawa (Jepang), Hope Amelia Solo (AS) sebagai pemain sepak bola yang telah berprestasi di ajang bergengsi seperti Olimpiade dan Piala Dunia Wanita. Ada juga Sian Massey yang menjadi hakim garis di Liga Inggris,  dan Eva Carneiro, staf dokter Chelsea yang membantu tim asal London tersebut menjuarai Liga Champions 2012.

Sepakbola adalah simbolisasi kebanggaan dari sebuah negara. Mereka yang mampu menjadi kampiun dalam ajang internasional akan dielu-elukan sebagai pahlawan.
Namun pada kenyataannya jik kegagalan yang mereka peroleh, maka kesalahan ditimpakan pada faktor nonteknis, seperti pengaruh perempuan. Fenomena WAGs hanyalah sedikit gambaran bagaimana disrkrimasi terhadap perempuan di berbagai aspek menempatkan mereka dalam posisi dipersalahkan. (24)

—Mubarok SSos MSi, dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Unissula Semarang.

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER