panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Banyumas
05 Juni 2012
Banyumas di Ambang Kekeringan
  • Pemkab Siapkan Antisipasi

BANYUMAS- Musim kering, dalam waktu dekat diprediksi bakal melanda Banyumas. Kondisi itu membuat sejumlah warga di wilayah rawan kekeringan khawatir.

Mereka berharap pemerintah serius memperhatikan warga yang kerap mengalami kesulitan untuk memperoleh air bersih di musim kemarau.

”Khusus Banyumas, kami mewaspadai dua hal mulai Juni, yakni kekeringan dan kebakaran hutan, karena mulai masuk musim kemarau,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Yuniyanto.

Prakiraan musim kemarau, disampaikan dalam rapat kordinasi oleh BMKG di Bakorwil III, Mei lalu. BPBD Banyumas telah menindaklanjuti dengan menggelar rapat kordinasi dengan seluruh camat, akhir Mei.

Memasuki awal Juni 2012, sejumlah warga Dukuh Pucung, Desa Karangbawang, Kecamatan Ajiba­rang mengaku mulai kesulitan mendapatkan air bersih.

Debit mata air Pucung yang biasa dimanfaatkan untuk disalurkan ke rumah warga, kini mulai menurun. Padahal sumber mata air tersebut dimanfaatkan oleh sekitar 80 rumah tangga di wilayah tersebut.

Warga setempat Saryono (40) mengatakan, kelangkaan air bersih membuat dia harus mengantre di sumber air untuk mandi, mencuci, dan mengambil air minum sejak dini hari. Begitu juga dengan Supriyatin (34),  menghadapi musim kemarau, dia mengaku harus  mencari air bersih ke desa lain.  

”Kami harus bersiap-siap untuk mencari air di sungai atau kami harus membeli air dengan jerigen-jerigen,” kata Supriyatin.

Menghadapi hal itu, Yuniyanto mengaku telah menyiapkan beberapa langkah untuk mengantisipasi kekeringan lahan pertanian dan kesulitan memperoleh air bersih.

”Untuk kekeringan lahan pertanian, sudah dikoordinasikan dengan dinas terkait. Adapun untuk kebutuhan air bersih, Bakorwil sudah siapkan 1.100 tangki,” katanya.

Selain bantuan air bersih, guna memenuhi kebutuhan air bersih, tahun ini menurut Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Dinas Cipta Karya Kebersihan dan Tata Ruang (DCKKTR) Banyumas, Sakty Suprabowo, juga akan dibangun sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di 12 lokasi.  

Alternatif

Pembangunan sarana tersebut dinilai menjadi salah satu alternatif terbaik mengatasi kesulitan iar bersih. Sebab setelah memanfaatkan program tersebut, kesulitan air bersih kini sebagian telah teratasi. Seperti terjadi di Desa Sudimara dan Kase­geran Keca­matan Cilongok.

Kepala Desa Sudimara, Waryoko mengatakan menghadapi musim kemarau ini Badan Pengelola Sarana, Andhana Warih kini baru saja pelaksanakan perbaikan pompa air bersih untuk peningkatan debit air bersih yang ada di desa tersebut.

”Kami baru saja mengadakan pengangkatan pompa air bersih secara gotong royong bersama warga. Kami berharap, dengan perbaikan pompa air bersih ini, debit  air bersih yang tersalur ke warga meningkat. Masih ada 694 KK dari 1.156 KK yang belum bisa menikmati,” imbuh Ketua Badan Pengelola Sarana (BPS) Andanawarih Sudimara, Mutaqin. (K37,K17,K38-63)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER