panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
01 Mei 2012
Proyek Flyover Terganggu
  • Jalur Macet, Pasokan Bahan Cor Tersendat

SEMARANG- Kepadatan lalu lintas di kawasan Kalibanteng mengganggu proses pengerjaan pembangunan flyover, terutama untuk memasok bahan baku cor untuk fondasi jalan layang.

Project Manager PT Adhi Karya, Harjono, mengatakan, ”Kendala teknis tidak ada, hanya kemacetan lalu lintas membuat pengiriman cor sedikit terganggu. Tapi mau bagaimana lagi, masalah ini memang situasional. Mau diatur bagaimana lagi, apalagi jalan menyempit,” kata Harjono.

Dia mengatakan, secara keseluruhan pengerjaan proyek yang menelan anggaran Rp 135 miliar itu sudah mencapai 43 persen. Saat ini memasuki proses pengerjaan fondasi bawah, sebagai penopang badan jalan layang.

Menurut Harjono, selain kemacetan, tidak ada kendala yang berarti. Sebagian besar sarana dan prasarana sudah dipindahkan, termasuk jaringan PLN dan PDAM.

Dari pantauan, kemacetan terjadi karena ruas jalan yang sebelumnya bisa dilalui dua mobil kini hanya bisa dilalui satu mobil. Sementara volume kendaraan yang lewat kawasan Kalibanteng begitu tinggi. Kendaraan harus antre untuk bisa lepas dari kawasan itu.

Dari Jalan Jendral Sudirman, iring-iringan kendaraan mulai terlihat dari 200 meter menuju Kalibanteng. Sementara penyempitan mulai terjadi sekitar 70 meter dari kawasan bundaran.

Di tengah badan jalan tersekat seng, sebab di titik tersebut akan menjadi tumpuan fondasi flyover. Kondisi serupa terjadi di Jalan Siliwangi ke arah barat. Penyekatan jalan di kawasan tersebut lebih panjang.

Untuk mengurai kemacetan, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang dan kepolisian telah melakukan rekayasa lalu lintas. Kendaraan berat atau bersumbu dua dilarang melewati kawasan Kalibanteng hingga pukul 18.00. 

Namun kebijakan tersebut tidak cukup ampuh mengurangi kepadatan di kawasan tersebut.

Sebab masih ditemui kendaraan bersumbu ganda, utamanya dari arah utara (Arteri Yosudarso) yang melewati kawasan Kalibanteng di luar jam yang ditentukan. (H71,H35-39)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER