panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Kanal Sehat -- Empat Manfaat Kasih Ibu bagi Kesehatan Anak Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Muria
29 Februari 2012
LINTAS JATENG
11 Ha Padi Diserang Hama Kresek

KUDUS-Tanaman padi seluas 11 hektare yang tersebar di Kecamatan Kota terserang hama Xantomonas atau dikenal dengan nama hama kresek.

Menurut Koordinator Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Kudus, Ali Mas'ud, hama kresek yang menyerang tanaman padi sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan. Sebab, serangan terjadi saat masa generatif. Sehingga tidak mempengaruhi produksi tanaman. Hama ini hanya berbahaya saat masa vegetatif, karena bisa membuat tanaman langsung kering.

''Sejauh ini kami tetap melakukan pengendalian, baik melalui swadaya petani atau bantuan dari dinas. Tetapi pada dasarnya hama ini tidak berbahaya bagi tanaman. Seperti yang terlihat, bulir padi tetap bagus meski daunnya kering,'' bebernya.

Hama yang menyerang daun ini disebabkan anomali cuaca. Kondisi panas hujan yang bergantian memicu perkembangan hama kresek. Selain itu penggunaan pupuk urea yang berlebihan menyebabkan kandungan nitrogen tinggi dan membuat hama ini berkembang. Karenanya saat musim hujan dan terjadi selang-seling panas, petani diminta mengurangi penggunaan pupuk urea.

''Petani harus tahu waktu pemupukan yang baik agar tidak merusak tanaman,'' terangnya.

Selain karena sudah masa generatif, saat ini sisa padi yang belum panen masih sedikit. Sehingga penyebaran hama ini tidak dikhawatirkan.  (H76-32)


Pengendalian Hama untuk Peningkatan Beras

 

JEPARA - Pengendalian hama pertanian terus mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak). Itu diperlukan untuk mendukung keberhasilan Program Peningkatan Beras Nasional (P2BN) serta ketersediaan pangan atau swadaya pangan bagi masyarakat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan kegiatan Krida Pembangunan Bidang Pertanian di Desa Kepuk, Kecamatan Bangsri yang berupa lomba gropyokan tikus, kemarin.

Menurut Kepala Distanak Wasiyanto, untuk mengamankan P2BN pada 2014 beras harus mengalami surplus 10 juta ton. "Hal itu kami dukung dengan masa tanam (MT) I pada Desember 2011 hingga Februari 2012 di Jepara, tanaman padi sudah mencapai 25.940 hektare, dengan produktivitas rata-rata lima ton per hektare," paparnya.

Upaya yang dilakukan untuk peningkatan produksi beras dengan beberapa metode, antara lain mengadakan sekolah lapang dan bantuan atau pembinaan di bidang pengelolahan serta pengendalian hama. Meski demikian, lanjut Wasiyanto, luas tanaman tersebut belum pasti memberi produksi maksimal karena adanya serangan hama. "Hama yang mengganggu tanaman di Jepara pada MT I biasanya wereng cokelat, pengerat batang, penyakit blas, penyakit hewan daun (kresek), ," ungkap Wasiyanto. (H75-57)


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER