panel header
ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Banyumas
06 Maret 2011
Ratusan Rumah Warga Terendam Banjir
PURWOKERTO- Ratusan rumah warga di sejumlah tempat di Banyumas terendam banjir, Sabtu (5/3) sore kemarin. Selain merendam rumah warga, banjir akibat hujan lebat lebih dari dua jam mulai pukul 14.00 itu juga menghambat jalur lalu lintas di sejumlah ruas jalan, terutama di wilayah Kota Purwokerto.

Banjir paling parah terjadi di wilayah RT 1 dan 3 RW 5
Kelurahan Karangpucung Keca­matan Purwokerto Selatan dan Perumahan Karangpucung Permai. Kemudian di Peru­mahan Karangasri Kecamatan Kalibagor dan Sokaraja di sepanjang bantaran Sungai Kali­bener.  Ruas jalan yang sempat tergenang yakni Jl Dokter Angka, Jl Gerilya, Jl Gatot Subroto dan Oveste Isdiman (perempatan Kebondalem).

Banjir di Purwokerto Selatan akibat sejumlah saluran dan sungai yang melintas daerah tersebut tersumbat sampah. Di daerah tersebut  ketinggian air mencapai seleher orang dewasa.

Lokasi yang dilanda banjir terparah berada di sekitar kompleks perumahan Karangpucung Permai. Sedangkan  di wilayah RT 1 dan RT 3 RW  5 yang paling parah di RT 3.

Air mulai masuk ke pekarangan dan rumah warga setelah dua jam setelah hujan berlangsung. Sungai Kali Biru yang melintas di daerah tersebut tak mampu menampung air. Alur sungai juga tidak lancar karena ada pipa PDAM dan Telkom dibangun terlalu rendah, sehingga sampah menyumbat. Tumpukan sampah yang menyumbat di antaranya kasur sehingga air tidak bisa berjalan lancar dan meluber ke rumah warga.

Meski banjir setinggi leher, warga setempat memilih tidak mengungsi. Mereka tetap bertahan di rumah sambil mengamankan perabot rumah tangga di tempat yang lebih tinggi. Sebagian lagi menguras air yang masuk ke rumah dengan ember.

Menurut seorang warga RT 3 RW 5 Suwiyah (58), ketinggian air di wilayah tersebut sudah mencapai leher orang dewasa. Air mulai masuk ke rumah dan pekarangan. Dia dan keluarganya terpaksa meninggalkan rumah dan mencari tempat yang lebih aman. “Akibat hujan deras sejak siang, Kalibener meluap dan menggenang ke pemukiman warga,” kata dia. Ketua RT 1/RW 5 Syarif Hidayat mengungkapkan, banjir ini sering terjadi setiap hujan deras. Beberapa kali memang banjir besar, terakhir dua bulan yang lalu.

Diterjunkan

Untuk menangani peristiwa tersebut beberapa satuan penanggulangan bencana telah diterjunkan untuk membantu masyarakat. Di antaranya yaitu Ubaloka, TRC, Tagana, serta Satgasgana Kecamatan Purwokerto Selatan. Pembina Ubaloka Kwarcab Banyumas Adi Chandra menuturkan, tidak ada korban jiwa terkait peristiwa tersebut, namun demikian tim terus melakukan evakuasi.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Mayangkoro mengatakan, setelah dicek, banjir di Purwokerto Selatan akibat pemasangan pipa PDAM dan kabel Telkom yang terlalu rendah di atas Sungai Kali Biru. Itu mengakibatkan setiap hujan deras berpotensi menimbulkan banjir. Juga terjadi penyempitan alur sungai atau saluran irigasi. Kepala Badan Penanggulangan Ben­cana Daerah (BPBD) Ariono Purwanto mengatakan, hasil laporan tim di lapangan, banjir tersebut akibat curah hujan di atas rata-rata. Akibatnya sejumlah tempat yang rawan banjir tidak bisa menghindar dari bencana tersebut. (G22, K17,tio-49) (/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER