PURWOKERTO- Rencana pembuatan kawasan wisata kuliner di kompleks gelanggang olah raga (GOR) Satria Purwokerto mendapat sambutan positif dari warga Kelurahan Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur. Kawasan untuk mendukung kegiatan olah raga itu masuk daerah Purwokerto Timur.
Saat dimintakan pendapat warga kemarin malam, tim yang melakukan uji publik justru diminta segera merealisasikan.
Uji publik dilakukan di hadapan berbagai elemen dan tokoh masyarakat setempat, dipandu oleh tim inti perencana partisipatif (TIPP) dan badan keswadayaan masyarakat (BKM).
Wanto, salah satu warga setempat menuturkan, dengan tersedianya kawasan wisata kuliner yang lengkap, akan mendukung kegiatan olah raga maupun masyarakat yang ingin bersantai di kawasan tersebut.
’’Kuliner yang ada saat ini kan masih di sepanjang Jl Prof Suharso, serta di kanan kiri kawasan GOR. Kalau ini ditambah dengan penyiapkan kawasan khusus kuliner, daya tariknya lebih menjanjikan dan akan memberi pemasukan ke warga sekitar dan kelurahan,’’ tuturnya.
Ketua TIPP Azis Jaelani ST mengatakan, selain rencana pembuatan kawasan wisata kuliner di tanah eks banda desa di sebelah selatan GOR Satria (jalur menuju lapangan sepakbola), juga disosialisasikan perencanaan penanganan sampah, kampung hijau hingga rencana pembuatan sumur resapan.
Program tersebut masuk skala prioritas pelaksanaan PNPM ND PLPBK (penataan lingkungan pemukiman berbasis komunitas) tahun 2011. Satu kelurahan mendapat anggaran dari pemerintah pusat sekitar Rp 1 miliar.
’’Untuk kawasan wisata kuliner memang masuk skala prioritas utama. Nanti akan dibangun semacam gerai atau kios kecil-kecil yang pengelolaan diserahkan ke masing-masing RW atau RT. Termasuk mengakomodasi dari pedagang luar kelurahan dengan tujuan untuk tukar pengalaman,’’ kata Azis.
Pembangunan Fisik
Uji publik tersebut, kata dia, bagian tindaklanjut sosialisasi yang pernah dilakukan April tahun lalu. Uji publik itu untuk pemantapan dan pelaksanaan tahap pertama yakni perencanaan program kegiatan.
’’Khusus untuk kawasan wisata kuliner ini dirancang anggaran sekitar Rp 1,5 miliar, tapi pembangunannya bertahap. Kalau kegiatan berbasis lingkungan totalnya sekitar Rp 4,5 miliar,’’ terangnya.
Dijelaskan, dalam tahap perencanaan itu, anggaran yang keluar secara bertahap sekitar Rp 200 juta. Untuk tahap kedua, yakni pemasaran sekitar Rp 500 juta. Kemudian disusul tahap pembangunan fisik. Sisa anggaran yang belum keluar akan cair di tahap akhir.
Lurah Purwokerto Lor Santoso mengatakan, rencana pembuatan kawasan kuliner di kompleks GOR yang dikelola oleh masyarakat setempat, katanya juga mendukung program Pemkab, memaksimalkan sepanjang Jl Prof Suharso dan kompleks GOR sebagai kawasan wisata kuliner dan olahraga. (G22-49)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad