panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
21 Oktober 2010
Cegah Abrasi, 200 Siswa SD/SMP Tanam Bakau
KENDAL - Untuk mencegah kerusakan pantai akibat abrasi dan sedimentasi, sebanyak 200 siswa SD dan SMP di Kecamatan Kaliwungu, Selasa kemarin (19/10) mengikuti kegiatan tanam bakau di Desa Wonokerto Kecamatan Kaliwungu.

Seluruh peserta diberikan satu bibit tanaman mangrove (bakau) untuk ditanam di sekitar tambak yang berdekatan dengan pantai.

Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kumaidi, didampingi V. Sudarmaji, Kabid Kelautan mengatakan, kegiatan yang melibatkan 200 siswa ini dimaksudkan sebagai upaya memperkenalkan siswa kepada ekosistem pesisir.

“Selain itu kami juga bermaksud memberikan pengertian kepada mereka agar ikut merawat, menjaga serta melestarikan ekosistem pesisir supaya tidak rusak,” kata Sudarmaji ketika ditemui di sela-sela acara.

Ditambahkan, selain memberikan pengetahuan tentang ragam ekosistem pesisir, pihaknya juga mengajak siswa untuk menanam serta mengajarkan cara merawat tanaman bakau.

Dengan praktik langsung, katanya, diharapkan para siswa bisa mengetahui apa fungsi tanaman bakau dan dampak yang bisa timbul jika wilayah pasisir tidak dilindungi dengan tanaman jenis ini.

“Mereka cukup antusias dengan kegiatan ini. Tentunya, dengan diberikan pengetahuan, diharapkan mereka nanti juga ikut menjaga serta menghargai kelestarian ekosistem laut dari ancaman kerusakan,” papar dia.

3.000 Bibit

Kepala Dinas Kelautan dan Perikana, Kumaedi menambahkan, dana untuk program penanaman sekitar 3.000 bibit mangrove ini didapat dari APBD I Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah. Diharapkan, jika sudah tumbuh besar nanti, tanaman yang berfungsi sebagai tameng hijau pantai ini bisa melindungi pantai Kendal dari ancaman abrasi. “Selain pantai, beberapa titik yang kita tanami di antaranya saluran tambak dan sungai yang ada di sekitar pantai,” papar dia.

Sementara, Ani, siswa SMP Annidlomiyah Desa Wonorejo yang mengikuti kegiatan penanaman bakau mengaku baru kali pertama bersentuhan langsung dengan pohon bakau.

Dengan diberikan materi tentang cara menanam, merawat dan menjaga tanaman, dia menjadi banyak tahu manfaat serta kegunaan tanaman jenis ini bagi ekosistem pantai.

“Katanya tanaman bakau jika sudah tumbuh besar bisa menahan ombak besar yang menerjang pantai. Selain itu, dengan adanya hutan bakau di sekitar pantai, bisa menjadi tempat berlindung bagi beberapa jenis ikan dan habitat binatang lain yang hidup di pantai,” tuturnya. (lan-14)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER